Susah Membubarkan Ormas?

Ormas – Organisasi Masyarakat – sudah seharusnya memberikan pengaruh dan hasil positif pada masyarakat di sekitarnya. Setiap individu atau sekelompok orang sah-sah saja membentuk ormas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin dibantunya.

Bagaimana kalau sebuah ormas lebih banyak memberikan masalah, menimbulkan kericuhan dan jelas-jelas membahayakan masyarakat setempat daripada memberi manfaat?

Tutup saja!

Bila tak bermanfaat dan malah lebih banyak merugikan masyarakat, ormas tersebut tak boleh lagi beroperasi. Cukup dicabut izinnya. Bubarkan organisasinya. Kalau masih bandel ingin beraktivitas, tentu bisa dipidanakan oleh warga setempat atau bahkan aparat dan pejabat yang terkait.

Pemerintah Daerah dan Pusat sepertinya tak kesulitan mencabut izin media massa, perusahaan, pabrik dan organisasi yang memang sudah tak layak beroperasi. Anehnya, yang sangat disayangkan banyak pihak, mereka tak mampu mencabut izin dan membubarkan ormas yang jelas-jelas ditolak keberadaannya oleh berbagai kalangan.

Berita minggu ini menyoroti FPI sebagai salah satu ormas yang lagi-lagi membuat ricuh. Tak sekedar menutup tempat-tempat hiburan malam dengan kekerasan. Kali ini jelas-jelas menyerang pasukan polisi yang mengamankan demonstrasi menentang Ahok menjadi Gubernur Jakarta.

Akibatbya banyak anggota polisi yang luka-luka terkena sabetan senjata tajam dan lemparan batu. Pun ditambah dengan lemparan kotoran sapi. Jelas demonstrasi yang berubah menjadi sebuah kekacauan. Banyak media massa yang mengindikasikan bahwa kekacauan tersebut seperti sudah direncanakan sebelumnya. Mengingat ada lemparan batu dan kotoran sapi yang jelas tak bisa didapati di lokasi demonstrasi.

Bila ormas ini sudah melakukan tindakan brutal dengan menyerang polisi sebagai aparat negara namun tetap tak dicabut izinnya, fenomena tersebut akan menjadi hal yang aneh bin ajaib. Ironis bila polisi tak mampu mengontrol wilayah di mana ormas tersebut berada.

Jelas bahwa ormas tersebut sudah melakukan tindakan brutal dan melawan hukum. Masyarakat berbagai kalangan menolaknya. Jadi tunggu apa lagi? Tak perlu ada kompromi dan negosiasi. Cabut izinnya. Bubarkan organisasinya. Jangan biarkan tanah air menjadi ricuh karena ormas yang meresahkan masyarakat.

Solusinya adalah bubarkan saja!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s