Bagaimana Kehidupan Setelah 70 Tahun?

Makin jarang orang-orang di sekitar saya yang umurnya lebih dari 70 tahun. Memang ada beberapa orang yang mencapai umur hingga 80 dan 90 tahun. Tapi tak banyak.

Sepertinya 70 tahun merupakan batas yang makin susah ditembus oleh kehidupan banyak orang. 60 tahun sudah punya komplikasi penyakit. 50 tahun sudah sering berkunjung ke rumah sakit. 40 tahun sudah tak lagi bertenaga karena satu dua penyakit. Malahan ada yang di bawah 30 tahun yang sudah meregang nyawa karena tak bisa diri dan menderita sakit yang tak perlu.

Sakit yang tak perlu? Ya. Seperti gagal ginjal karena berlebihan mengonsumsi minuman beralkohol gara-gara unjuk gigi minum oplosan. Ada juga yang liver tak berfungsi lagi karena bekerja tanpa mengenal istirahat.

Lainnya ya kejadian seperti kebut-kebutan maut, selfie di atas gedung bertingkat lalu jatuh atau coba-coba bermain senjata api.

Oleh karena itu, makin sedikit orang yang bisa menikmati kehidupan setelah 70 tahun. Boleh dibilang, orang sekarang nyawanya banyak didiskon karena perilakunya sendiri. Disamping ada pengaruh lingkungan yang kurang sehat karena polusi, bertambahnya tingkat kriminalitas dan depresi yang melanda banyak orang tanpa pandang usia.

Bagaimana dengan Anda sendiri, apakah Anda ingin tahu kehidupan seperti apa setelah Anda mencapai umur 70 tahun? Bila ya, tentu harus menjaga diri sebaik-baiknya sehingga tubuh bisa bertahan hingga umur segitu.

Bila tak sabar, cukup dengan berinteraksi atau bertanya dengan anggota keluarga atau tetangga yang umurnya lebih dari 70 tahun. Tentu ada yang bahagia dan masih sehat. Ada pula yang sudah tinggal menunggu waktu kontrak hidup selesai dengan kondisi tubuh yang memprihatinkan.

Kehidupan setelah 70 tahun itu ‘sesuatu banget’. Tak semua orang bisa menikmatinya. Hanya berharap. Karena tak semua orang tak benar-benar berusaha untuk tetap bijak dan tetap sehat.

Catatan. Saya terinspirasi untuk menulis ini setelah pagi tadi bertemu dengan tiga nenek-nenek di keluarga saya yang umurnya lebih dari 70 tahun. Satu nenek berumur 90 tahun sedangkan yang dua lainnya berumur 80 tahun. Saya kagum bahwa mereka bisa melalui banyak hal dan masih bertahan hidup dengan relatif sehat hingga saat ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s