Tekad dan Alat

Untuk mencapai tujuan, tekad dan alat itu sama pentingnya. Bila tekad ada tapi tak ada alat yang bisa dipakai, biasanya tekad pun memudar. Setali tiga uang, sekedar punya alat tapi tak punya tekad tak akan pernah hasilkan apapun.

Menyoal tekad dan alat, ini ingatkan saya tentang apa yang pernah saya lakukan ketika masih kuliah. Adanya tekad. Sedangkan alat tak pernah benar-benar saya punyai. Modal pinjam atau menyewa. Masih jelas terbayang di ingatan bahwa saya mampu menjadi penulis yang menghasilkan puluhan artikel dan dua buku dengan berjam-jam memakai komputer pinjaman dan komputer di rental komputer. Rasanya heroik. Ada kendala memang tapi mampu menghadapinya.

Waktu berjalan. Saat alat tersedia karena memang sudah mampu membelinya. Sayangnya tekad tak sebesar dulu. Semangat hanya hangat-hangat tahi ayam. Alat yang sudah siap dipakai setiap saat pun tak juga hasilkan sesuatu yang nyata. Padahal tadinya saya percaya bahwa tanpa alat dengan tekad yang besar bisa hasilkan sesuatu. Seyogyanya dengan bantuan alat yang lengkap, saya bisa hasilkan sesuatu yang lebih dari sebelumnya. Sayang tekad menguap.

Baiklah. Bukan hal yang dilematis. Bila alat sudah tersedia, sepertinya sekarang tinggal meningkatkan tekad. Dengan begitu tujuan bisa tercapai dengan tepat dan cepat. Tak sekedar menatap penanda waktu yang tak pernah mau berhenti meski sesaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s