Pembalut Wanita

Pagi hari ini saya mendapat cerita dari ibu saya mengenai pembalut wanita di jaman dulu. Ternyata di masa ketika pembalut wanita belum jamak digunakan, para perempuan memakai kain yang dipotong-potong dan dilipat-lipat sebagai pembalut. Fungsinya jelas yaitu menyerap darah menstruasi.

Beliau melanjutkan cerita bahwa dulu itu kain yang berfungsi sebagai pembalut tersebut bisa digunakan kembali. Dicuci sehingga noda darahnya menghilang. Tidak seperti sekarang di mana setelah dipakai, pembalut wanita cukup dibungkus lalu dibuang.

Oleh karena pembalut jaman dulu terbuat dari kain, yang akan mengeras ketika terkena darah menstruasi, perempuan harus lebih sering mengganti kain pembalutnya. Bila tidak akan terasa risih dan menimbulkan iritasi.

Ketika jaman berubah, saat pembalut wanita mulai diperkenalkan, ada satu cerita yang lucu. Di jaman peralihan itu, beberapa perempuan masih belum terlalu paham dengan pembalut wanita yang terbuat dari bahan sintetis berisi kapas yang harus dibuang setelah dipakai. Terbiasa mencuci kain pembalut, mereka pun mencuci pembalut wanita tersebut. Alhasil bukannya bersih tetapi pembalut wanita tersebut rontok karena memang bukan terbuat dari kain melainkan kapas.

Setelah peralihan akhirnya banyak perempuan yang mulai memakai pembalut wanita dan tak lagi memakai kain pembalut. Hanya saja waktu itu merek pembalut masih satu dua saja. Laiknya Rinso untuk deterjen, waktu itu terkenal satu merek yang sangat dominan untuk pembalut wanita. Bahkan ketika merek-merek lain bermunculan, beberapa orang masih menyebut dengan nama merek generik tersebut untuk menyebut pembalut khusus wanita tersebut. Masih ingat nama mereknya?

Berbeda dengan era modern seperti sekarang, tak hanya merek yang beragam namun variasi produknya pun makin banyak. Entah itu berdasarkan panjang pembalut, lebar penampangnya, daya resapnya atau bahkan peruntukannya. Ada pembalut yang khusus digunakan ketika melakukan kegiatan sport dengan sayap anti bocor. Pun ada yang ditujukan untuk pengamanan sepanjang malam sehingga tak perlu berganti pembalut ketika tidur. Selain itu tentunya banyak varian yang memang dibuat untuk kegunaan standar sehari-hari yang bisa dipilih sesuai kecocokan.

Bagaimana dengan harganya? Bervariasi tentunya. Ada yang tipis dan bisa diganti sesering mungkin dengan harga yang sangat terjangkau. Ada pula yang harganya fantastis karena memiliki berbagai kelebihan yang tak ada di pembalut wanita standar.

Dengan adanya variasi produk pembalut wanita, banyak perempuan juga bingung untuk memilihnya. Ada yang suka mencoba-coba produk baru yang diiklankan melalui layar televisi atau majalah. Pun ada yang menyerah dan memutuskan untuk memakai produk dengan merek yang sama karena malas untuk mencoba-coba atau memang karena sudah saking cocoknya.

Bagaimana dengan kaum Adam? Nah itu dia. Banyak lelaki yang tak paham dengan urusan pembalut wanita. Meski begitu tetap saja ada lelaki yang suka atau tidak suka, sembari menahan malu tentunya, membelikan pasangan atau anggota keluarganya yang perempuan pembalut wanita di supermarket. Maklum karena ada saja kaum perempuan yang alpa tak menyediakan stok pembalut wanita di rumah. Repotnya adalah ketika lelaki hendak membeli pembalut wanita tertentu, carinya setengah mati. Ada terlalu banyak merek dan varian.

Pembalut wanita memang merupakan produk yang jarang dibicarakan tetapi secara reguler diperlukan oleh para perempuan. Makin banyak produsen berlomba-lomba menggulirkan produk pembalut terbaru karena memang produk tersebut laris manis karena adanya pembelian berulang.

Pembalut wanita memang beragam namun fungsinya tetap sama. Yaitu menjamin kenyamanan kaum Hawa ketika sedang datang bulan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s