Oplosan

Seharusnya setiap orang bertanggungjawab terhadap kesehatan tubuhnya sendiri. Salah satunya dengan mengetahui apa yang dikonsumsinya. Singkat kata yang masuk melalui mulutnya. Baik makanan atau minuman haruslah aman dan menyehatkan untuk kesehatan tubuh.

Sayangnya tidak semua orang sadar dengan tanggungjawab tersebut. Alih-alih berhati-hati malah mencoba sesuatu yang bisa bikin ‘terbang’. Alhasil minuman beralkohol tak jelas, yang lebih sering disebut sebagai Oplosan, ditenggak meski tak jelas komposisi bahan-bahannya. Harganya jauh lebih murah dan efeknya lebih ‘nendang’ katanya.

Namun kembali lagi dengan sebutannya, minuman keras ini memang ‘oplosan’ atau campuran dari berbagai macam bahan kimia. Entah apa campurannya. Penjualnya atau pengedarnya jarang ada yang tahu. Hanya pembuatnya yang benar-benar tahu apa isinya. Tak jarang pembuatnya juga tak tahu persis apa efek samping dari minuman buatannya. Asal menjual tanpa ada keinginan untuk bertanggungjawab.

Dan karena pembuat, penjual dan pembelinya masa bodoh dengan efek oplosannya; minuman campur-campur ini akhirnya berakhir maut. Mengambil nyawa peminumnya yang tubuhnya tak lagi mampu menahan kerasnya minuman oplosan. Bila sudah seperti ini siapa yang salah?

Tak perlu mencari kambing hitam. Baik pembuat, penjual dan pembelinya sama-sama bersalah. Bukan salah aparat keamanan yang tak selalu bisa mengontrol peredaran minuman beralkohol ilegal. Bukan salah negara yang tak bisa mendidik masyarakatnya. Bukan salah pemuka agama yang tak bisa membuat lingkungan sekitarnya menjauhi oplosan.

Ketika nyawa melayang karena oplosan biarlah menjadi resiko yang sudah diambil oleh peminumnya. Salah sendiri menenggak minuman beralkohol secara asal. Oleh karena pembuat dan penjualnya juga memiliki andil dalam kegiatan yang merugikan publik; mereka pun layak ikut masuk bui.

Oplosan memang berbahaya. Tak perlu dicoba. Toh banyak minuman beralkohol lainnya yang bisa dinikmati dan aman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s