Situs yang Sederhana

Tiap kali melihat situs di Internet yang menampilkan terlalu banyak gambar, tautan yang berderet-deret yang sepertinya ‘meminta’ untuk diklik dan iklan-iklan yang terpajang di sekeliling halaman, saya merasa capai. Seperti disodorkan banyak hal sekaligus di waktu yang sama.

Sementara itu banyak situs-situs modern yang tampil sederhana dan elegan. Fokus dengan konten yang mudah dipahami, gambar yang sedikit tapi relevan dan bagian-bagian lamannya mudah dipahami.

Saya suka dengan pilihan yang dilakukan oleh situs-situs modern. Sayangnya banyak situs di Asia dan termasuk Indonesia, ada pemahaman bahwa situs yang isinya (baca: konten) banyak sekali memperlihatkan kesan bahwa situsnya berbobot atau penting.

Analoginya seperti toko. Coba lihat toko-toko di Asia, terutama di Asia Utara. Barang-barang berjejalan hingga berjalan dan memilih barang pun sulitnya minta ampun. Bila tokonya tak terlihat ‘penuh’ biasanya dianggap tokonya tak ramai atau tak punya cukup barang untuk dijual.

Beda dengan toko modern seperti toko Apple Inc. atau galeri Tesla. Luas. Rapi. Barang sedikit. Tapi mencolok dan menarik. Navigasinya pun jelas. Mana bagian kasir, tempat aksesoris dan tempat bertanya.

Situs yang sederhana itu membuat pengunjung dan pembacanya nyaman. Memudahkan untuk mengasup kontennya. Toh hidup itu rumit jadi situs yang sederhana itu mempermudah orang lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s