Ada Apa Dengan Makassar?

Saya belum pernah ke Kota Makassar. Namun saya sering mendengar tentang kota yang terletak di Pulau Sulawesi ini dari laporan berita di berbagai surat kabar.

Sayangnya berita yang saya baca mengenai Makassar kebanyakan berita negatif. Mahasiswa yang suka tawur. Bila tidak berkelahi, mahasiswa melakukan demonstrasi yang berakhir ricuh dan menimbulkan korban jiwa. Dosennya pun setali tiga uang karena alih-alih melakukan penelitian malah asyik bersama anak didiknya untuk menikmati obat terlarang.

Tak hanya dalam lingkup pendidikan tinggi. Ada begitu banyak oknum pejabat pemerintah yang melakukan korupsi. Partai politiknya pun kerap bermasalah. Tak tahu yang dibela masyarakat Makassar atau malah untuk kepentingan pribadi dan ambisi akan kekuasaan.

Kesannya Makassar sebagai kota yang memiliki banyak sentimen negatif. Kacau. Ricuh. Tak aman. Tensi tinggi yang berpotensi menimbulkan friksi. Amarah lebih mudah terpicu. Benarkah seperti itu?

Sepintas saya sempat berteori bahwa banyaknya masakan pedas di Makassar mungkin berkontribusi terhadap perilaku agresif penduduknya. Tapi itu tak mungkin. Pasalnya banyak kota lain yang memiliki kesukaan kuliner yang pedas tak serta merta membuat penduduknya cepat naik darah.

Saya sungguh berharap ketika membaca berita tentang Makassar yang disuguhkan tak hanya tentang keindahan alamnya dan kelezatan makanan khasnya. Tapi bisa mendapatkan berita tentang kemajuan penelitian yang dihasilkan oleh universitas-universitas di Makassar. Adanya terobosan yang diterapkan oleh pemerintah daerahnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Berita yang baik-baik dan membanggakan.

Saya rasa saya harus pergi ke Makassar suatu hari nanti. Ingin membuktikan sendiri bahwa Makassar adalah kota yang menarik. Bukan kota yang penuh dengan berbagai masalah.

Atau mungkin saya harus berhenti membaca laporan berita tentang Makassar sehingga tak lagi memiliki perspektif negatif tentang kota tersebut. Entahlah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s