Jalan-jalan di Pagi Hari

Ketika melancong ke kota lain, baik di tanah air atau pun negara lain, tentu kita ingin perjalanan dalam satu hari bisa maksimal. Kalau perlu jam tidur pun didiskon supaya dalam sehari bisa menikmati lebih banyak tempat wisata dan aneka kehidupan di tempat yang dituju. 

Oleh karena itu bangun pagi ketika melakukan perjalanan sangat perlu. Jam untuk jalan-jalan jauh lebih banyak bila bisa bangun pagi. Mulai jalan-jalan jam 7 pagi tentu berbeda dengan yang baru mulai jam 11 siang. 

Ada beberapa keuntungan jalan-jalan mulai di pagi hari. Mari kita lihat satu per satu. 

Sudah Siap di Pagi Hari 

Dari saat bangun, mandi dan kemudian sarapan biasanya makan waktu sekira setengah jam atau satu jam. Kalau bangun pukul 6 pagi, mandi dan makan pagi, jalan-jalan bisa dimulai pukul 7 pagi. Mandi dan makan pagi tak perlu menunggu orang lain. Dengan begitu prosesnya lebih cepat. Lebih cepat lebih baik. 

Tempat Wisata Masih Sepi

Umumnya tempat wisata buka pada pagi hari sekira pukul 9 atau 10 pagi. Tempat wisata baru ramai sekira satu atau dua jam setelah jam buka. Lebih nyaman mengunjungi tempat wisata ketika masih sepi pengunjung. Tak perlu antri. Bisa memotret sepuasnya. Juga bisa menikmati tempat tersebut dengan lebih nyaman; tak perlu berjubel dengan orang lain. Lebih efisien. 

Transportasi Publik Belum Ramai

Ketika orang lain masih berjuang mati-matian untuk bangun, mereka yang sudah bangun pagi bisa merasakan transportasi publik yang masih lapang karena tak banyak orang. Perjalanan bisa lebih dinikmati. Tentu tak berlaku di semua tempat. Beberapa kota di dunia seperti di Jakarta, Tokyo dan Hong Kong justru transportasi publiknya lebih ramai karena banyak dari penduduknya yang berkomuter di pagi hari supaya tak terlambat masuk kantor. Hal seperti ini bisa disiasati yaitu dengan pergi ke tempat wisata yang jaraknya tak terlalu jauh dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki. 

Tenaga Masih Penuh

Saat pagi hari, jalan kaki atau naik sepeda rasanya asyik karena tenaga di badan masih penuh. Terutama setelah sarapan pagi dan mandi pagi. Beda kalau sudah siang benderang atau malam hari; tenaga sudah terkuras. 

Foto-foto Lebih Mantab di Pagi Hari

Kecuali di tempat-tempat yang berkabut di pagi hari, umumnya mengambil foto pagi hari itu menghasilkan kualitas foto yang lebih indah. Tak perlu lampu blitz. Tak perlu filter cahaya. Udara pun masih cerah tanpa polusi. Lebih baik lagi bila pemandangannya masih sepi dan sedikit yang lalu-lalang. Foto pemandangan jauh lebih cerah. Selain itu bila memang agak-agak narsis, foto diri pun lebih mantab karena wajah dan tubuh masih segar sehabis mandi dan makan. Masih segar bugar ketika difoto. 

Apalagi keuntungan yang lain? Rasanya sudah banyak. Singkatnya jalan-jalan lebih pagi bisa membuat pelancong mengunjungi lebih banyak tempat dan melakukan lebih banyak aktivitas. Paling tidak bisa mengunjungi satu atau dua tempat tambahan di pagi hari. 

Namun tak perlu dipaksakan untuk bangun pagi. Bila memang kelelahan dan badan perlu istirahat ketika jalan-jalan, ya harus beristirahat lebih panjang. Daripada sakit di tempat tujuan wisata. 

Lagipula ada pelancong yang termasuk ‘makhluk malam’ yang lebih bisa menikmati malam hari ketimbang waktu lainnya. Bagi mereka pagi hari bukan waktu yang pas untuk jalan-jalan tapi memang saat yang tepat untuk mengistirahatkan badan dan mengumpulkan tenaga. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s