Terlalu Banyak Barang

Tahun Baru seperti ini merupakan momen yang tepat untuk mengurangi barang. Mengapa?

Maklum saja karena saat tahun baru seperti ini kebanyakan orang membeli banyak barang baru. Namanya juga ingin kelihatan baru di tahun yang baru. Bagaimana dengan baju baru? Ponsel baru? Mobil baru?

Tak semua orang memiliki barang baru. Saya termasuk dalam golongan orang yang tak memunyai barang baru. Barang baru dibeli bila memang dibutuhkan atau diinginkan. Tak ada gunanya bila barang baru dibeli hanya karena… tahun baru semata! Bagaimana dengan Anda sendiri?

Baik memiliki barang baru atau tidak, tak bisa dipungkiri bahwa banyak orang memiliki terlalu banyak barang. Betulkah? Coba cek lemari, gudang atau kamar. Bila tak rapi berarti ada kelebihan barang. Saat ada barang yang ditumpuk-tumpuk dalam jangka waktu cukup lama, bisa jadi barang itu jarang, lupa atau tidak dipakai.

Lalu bagaimana bila ada begitu banyak barang yang tak lagi dibutuhkan?

Tak perlu khawatir. Cukup pilah barangnya. Ada barang yang bisa dijual lagi. Didonasikan kepada orang lain. Dibuang saja ke tempat sampah atau paling tidak diberikan kepada para pemulung bila masih laik pakai tapi tak lagi ingin dipakai. Bakar saja bila memang bisa dibakar. Intinya bila hanya disimpan lagi tentu jumlah barang tersebut makin banyak. Akumulasi yang membuat barang yang semestinya bagus menjadi rusak sehingga menjadi sampah tak berguna.

Terlalu banyak barang membuat hidup menjadi cukup repot. Hilangkan saja dari rumah bila hanya memenuhi tempat. Sama seperti membawa tas ransel. Bawa saja barang yang diperlukan dan disukai. Selebihnya harus dikeluarkan sehingga beban menjadi lebih ringan. Menapaki jalan kehidupan menjadi lebih melegakan.

Bila meminimalkan atau mengurangi barang belum terpikir sebelumnya, mungkin bisa ditambahkan ke dalam resolusi tindakan yang bisa dilakukan di tahun baru ini. Bagaimana? Ide yang bagus, bukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s