Mengurangi Ketergantungan Terhadap Nasi

Seperti laiknya orang Asia dan Indonesia, saya pribadi suka dengan rasa nasi. Lebih terasa enak bila teman lauknya pun lezat dengan bumbu yang komplit. Makan nasi itu menentramkan. Sayangnya memakan nasi itu sendiri sepertinya menjadi kebiasaan yang sulit tergantikan oleh banyak orang. Bahkan nasi menjadi ‘candu’ tersendiri.

Makin banyak nasi diasup, makin besar pula keinginan untuk memakannya di lain waktu. Terutama saat nasinya memang benar-benar berkualitas dan rasanya enak. Yang seperti ini yang sulit untuk dihentikan. Wajar ketika banyak orang merasa belum makan jika belum makan nasi. Tak hanya sekali sehari tapi tiga kali dalam satu hari.

Cara untuk mengurangi ketergantungan terhadap nasi sangat mudah sebenarnya. Kurangi sedikit demi sedikit jumlahan nasi yang disantap. Bila kemarin terbiasa memakan tiga centong nasi, kurangi dengan mengambil 2 centong nasi saja setiap kali makan. Bila sudah terbiasa, kurangi lagi sedikit demi sedikit.

Ada alternatif lain. Yaitu makan dengan memakai tempat makan yang lebih kecil. Coba saja ganti piring dengan mangkok kecil. Seperti yang terlihat di drama atau film Jepang atau Korea di mana nasi disajikan dalam mangkok kecil sebesar satu kepalan tangan. Dengan menggunakan mangkok kecil otomatis jumlahan nasi yang bisa ditaruh menjadi lebih sedikit. Tentu harus ada batasan nasinya satu mangkok saja. Tak ada gunanya kalau terus menambah nasi berulang-ulang.

Selain itu bisa menerapkan sehari atau dua hari di akhir pekan untuk tidak makan nasi. Hanya buah-buahan, sayuran dan umbi-umbian. Hitung-hitung sebagai detoksifikasi. Dengan tidak adanya asupan nasi di akhir pekan, badan terutama bagian pencernaan bisa menjadi bersih dari efek nasi.

Bila sudah mampu menahan keinginan makan nasi tiap harinya, bisa mencoba dengan makan makanan pengganti nasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s