Overthink itu Bahaya

Sudah memang takdir manusia memiliki akal budi yang membuatnya bisa berpikir. Dengan pikiran tersebut manusia bisa menjalankan kehidupannya, memecahkan masalah dan menciptakan banyak hal di dunia ini.

Sayangnya punya otak untuk berpikir sering kali membuat orang terjebak untuk berpikir terlalu banyak untuk suatu hal lebih dari porsi yang dibutuhkan. Kata overthink sangat tepat untuk gambarkan kondisi tersebut. Dengan kata lain terlalu banyak berpikir.

Bila pikiran tidak sempat beristirahat justru sangat berbahaya karena masalah yang dihadapi berubah menjadi kecemasan yang sangat. Andaikata seperti pengemudi sepeda motor, makin lama makin cepat. Makin berbahaya pula jadinya.

Yang dibutuhkan untuk mengurangi overthink yaitu rehat sejenak. Mengurangi kecepatan atau berhenti sejenak. Biarkan masalah tetap menjadi masalah sementara otak sejenak menjadi tentram. Tidak mudah memang. Bahkan tidak berarti masalahnya selesai.

Namun keajaiban justru terjadi di saat otak secara sadar berhenti atau lebih sedikit berpikir. Saat tersebut otak tak sadar mulai menjadi aktif dan pemahaman yang lebih tinggi didapat. Pencerahan terjadi. Kemudian bisa mengurai masalah dengan lebih jernih.

Alhasil masalah bisa diselesaikan dengan lebih taktis dan logis. Berbeda dengan orang yang terus-menerus secara intens berpikir hingga stres yang akhirnya menjadi frustasi dengan pikiran-pikiran yang tak hentinya berputar-putar.

Berpikir itu penting. Tapi tak ada gunanya bila terlalu banyak mikir-mikir sehingga tambah ruwet. Berhenti sejenak. Biarkan otak istirahat sebentar. Lalu mulai berpikir lagi dengan lebih ringan. Dengan begitu masalah bisa diselesaikan dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s