Gadget, TV dan Ronda Malam

Ronda malam merupakan aktivitas malam warga setempat suatu kampung atau desa untuk menjaga keamanan di waktu malam hari.

Selain itu ada fungsi lainnya yang berguna. Yaitu meningkatkan komunikasi antar anggota masyarakat. Satu atau dua jam bersama-sama dalam satu kelompok ronda tentu membuat orang saling berbicara satu sama lain. Ada guyub yang tercipta.

Sayang sekali ketika berbincang-bincang kala menjaga ronda cukup ‘terganggu’ dengan adanya televisi yang dipasang di garu ronda dan gadget yang dibawa oleh masing-masing warga.

Televisi membuat orang memilih untuk menonton ketimbang berbincang-bincang. Apalagi kalau ada pertandingan sepakbola. Memang kadang-kadang acara berita menjadi topik pembicaraan yang seru. Tapi televisi bagaimana pun merupakan alat yang konsumtif sehingga mengurangi jam bicara.

Bila televisi cukup mengganggu, gadget lebih mengganggu lagi sifatnya. Alih-alih bicara dengan orang lain, banyak pengguna gadget yang menatap layar kecil tersebut. Sibuk membuka jejaring sosial, membaca berita online, dan menonton video. Yang mengajak bicara menjadi malas berbicara karena yang diajak bicara sibuk ber-hape. Tak hanya yang muda. Yang tua pun sudah terpengaruh untuk menggenggam ponsel pintat di tangannya terus-menerus.

Ronda malam tak seramai dahulu yang penuh dengan diskusi ringan hingga debat kusir. Ada sesi berkeluh-kesah dan curhat colongan. Perbincangan antar warga tak terdistraksi televisi dan gadget. Jika ada gangguan justru ketika ada maling yang ketahuan atau bantuan minta tolong warga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s