Kue Keranjang

Jelang Imlek tentu sudah banyak toko dan supermarket yang menjual aneka barang yang terkait dengan perayaan Tahun Baru Kalender Tiongkok. Ada baju cheongsam warna merah, bunga plastik merah menyala atau merah muda, dan kue keranjang.

Yang membeli juga tak selalu konsumen yang merayakan Imlek. Asalkan suka bisa membeli. Terutama yang namanya kue keranjang. Kudapan sederhana tapi enak yang muncul hanya setahun sekali. Sayang sekali kalau tidak membelinya karena sifatnya yang musiman.

Kue keranjang sebenarnya bahan dasarnya sederhana. Hanya tepung, gula, air dan beberapa zat untuk memberi rasa secara natural. Modernitas membuat rasa kue keranjang menjadi sedikit bervariasi. Semisal cocoa susu. Yang menjadikan rasanya sedikit lebih manis dan kental. Bentuk kue keranjang tetap sama. Bundar dengan diameter lingkaran yang relatif sama dengan dua atau tiga ukuran. Kecil, sedang dan besar.

Memakannya mudah. Tinggal buka bungkusnya lalu dipotong-potong untuk langsung dikudap. Bila ingin berbeda, bisa mengirisnya tipis-tipis lalu digoreng dengan minyak goreng bersama dengan campuran telur ayam.

Sekarang ini tak lagi banyak orang yang paham makna di balik kue keranjang. Apalagi cara membuatnya. Tak lagi terpikir kapan waktu memakannya. Yang penting beli dan memakannya.

Kue keranjang kini menjadi kudapan masyarakat luas. Tak hanya sebagai tradisi golongan masyarakat tertentu saja. Kue keranjang bisa dinikmati oleh semua orang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s