Tanggung Jawab Pemilik Anjing

Akhir-akhir ini saya mencoba untuk jalan-jalan pagi atau sore supaya lebih fit.

Pada mulanya saya mencoba untuk jalan-jalan di sepanjang jalan utama di dekat rumah. Bukannya tambah sehat saya malah merasa miris. Jalanan tersebut tidak memiliki trotoar yang memadai. Ada banyak bagian trotoar yang sempit dan berlubang. Bahkan ada bagian yang tidak ada trotoarnya. Padahal badan jalan sempit dan mobil dan motor berseliweran tanpa mempedulikan pejalan kaki. Potensi pemakai jalan untuk terserempet kendaraan bermotor sangat besar. 

Oleh karena itu saya pun mencoba rute lain. Jalan kaki di jalanan kecil di komplek perumahan. Relatif sepi. Aman dari kemungkinan terserempet kendaraan bermotor. Udaranya relatif lebih segar. 

Sayangnya tetap saja saya merasa miris. 

Pasalnya di jalanan di dalam kompleks tersebut banyak anjing-anjing peliharaan yang dibiarkan lepas bebas. Namanya juga anjing, wajar bila menggonggong bila ada orang asing lewat. Namun yang membuat miris adalah anjing-anjing tersebut juga bisa mendekat ke orang yang lewat. Termasuk saya sendiri. Tak hanya satu anjing saja. Kadang-kadang ada rumah yang memiliki dua atau tiga anjing sekaligus. Nah, ini dia yang bikin jalan-jalan pagi atau sore menjadi tidak bisa dinikmati. Ada kekhawatiran anjing tersebut tak hanya menggonggong. Tapi juga mengejar dan menggigit. Tak ada jaminan bahwa mereka tidak akan melakukan hal tersebut. 

Anjing-anjing yang dibiarkan lepas tersebut sangat mengganggu banyak orang. Memang anjing-anjing itu dipakai sebagai pengaman rumah; selain sebagai teman bagi pemiliknya. Hanya saja pemiliknya harusnya paham untuk bertanggungjawab terhadap anjing peliharaannya. Minimal dengan mengikat anjing tersebut menggunakan tali atau rantai. 

Tak bisa dibayangkan bila yang lewat di jalan depan rumah di dalam komplek perumahan tersebut adalah anak kecil atau orang tua renta. Bila ada anjing menggonggong tentu sangat menakutkan bagi mereka. Bagaimana pula bila anjing-anjing tersebut menyerang mereka? Orang dewasa pun pada umumnya takut dan tak mampu mempertahankan diri dari serangan anjing. Bagaimana pula dengan mereka yang rentan karena usianya terlalu muda/tua dan fisiknya tak terlalu kuat untuk mempertahankan diri. 

Selain harus ada aturan yang jelas untuk memelihara anjing, pemilik anjing harus paham bagaimana mengatur, merawat dan menjaga anjingnya sehingga tidak mengganggu kepentingan orang lain. 

Bila tak mampu memelihara anjing dengan penuh rasa tanggung jawab, lebih baik tak perlu memiliki anjing di rumah mereka. Ingat bahwa anjing, entah sebesar atau sekecil apapun itu, bisa melukai manusia. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s