Postingan dengan 300 kata

Seorang blogger mengatakan bahwa postingan yang enak dibaca untuk dibaca oleh pembaca dan mendapat ‘perhatian’ dari mesin pencari adalah tulisan dengan minimal 300 kata. Akan lebih baik juga bila dilengkapi dengan gambar atau video. Artikelnya menjadi lebih kontekstual. Lebih lengkap dan informatif. 

Mungkin ada benarnya. Sayangnya saya sendiri jarang sekali menghitung berapa kata dalam tulisan saya karena terbiasa menuliskan postingan langsung dari antar-muka WordPress atau teks editor sederhana tanpa penghitung jumlah kata. 

Biasanya saya cuma menulis berdasar jumlah paragraf saja. Dulu saya batasi maksimal 5 paragraf saja. Kemudian menjadi lebih pendek atau lebih panjang sesuai dengan keinginan menulis. Lebih bebas. Lebih natural. 

Namun begitu semenjak saya sudah menggunakan Desk.pm — aplikasi blogging untuk Mac — saya bisa melihat berapa kata yang sudah tertulis di suatu postingan. Bagus juga bisa menulis dengan mengetahui sudah berapa kata yang tertuang. Bisa juga untuk latihan menulis postingan yang lebih panjang dengan minimal 300 kata. Kalau dilatih terus-menerus pastilah cepat atau lama bisa mencapai 300 kata dan lebih dari itu. 

Untuk artikel ini tertulis 177 kata. Lumayan!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s