Diskon Hukuman

Tak hanya barang dagangan yang bisa didiskon. Hukuman penjara juga bisa didiskon.

Tentu tak semua dapat diskon. Hanya segelintir terhukum saja yang bisa memperoleh pengurangan hukuman seperti remisi dan grasi. 

Misalnya koruptor yang sudah merugikan negara dan banyak orang. Makin besar jumlahan uang yang dikorupsinya, diskonnya makin banyak. Hakim memutuskan koruptor untuk tinggal di penjara selama 7 tahun. Dengan remisi sang koruptor bisa bebas setelah 2 tahun di penjara. Dengan catatan, kondisi kamar tahanannya berbeda dengan kebanyakan tahanan lainnya. Lebih nyaman. Enak, bukan?

Sedangkan rakyat kecil seperti Nenek Asyani — yang dituding mencuri kayu — tak bakalan dapat diskon hukuman. Tuntutan hukum membuatnya terancam mendekam di penjara belasan tahun. Kecuali media massa meliputnya sehingga beliau mendapatkan ‘perlakuan khusus’. Sementara orang-orang lainnya seperti beliau, yang tidak terekspos oleh wartawan, hanya bisa pasrah untuk melewatkan kehidupan mereka di balik jeruji penjara. Untuk berapa tahun tak ada yang peduli.

Diskon hukuman tentu tak datang dengan sendirinya. Pastilah ada sebabnya. Entah itu karena kado Hari Kemerdekaan, perbuatan baik selama di penjara, kemauan untuk membongkar kejahatan yang lebih besar, koneksi politik yang luas atau sesederhana amplop tebal yang membutakan oknum penegak hukum. 

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s