Strider Bike

Sepeda tanpa pedal? Mengapa tidak. Sepeda tanpa pedal ini memiliki nama Strider Bike. Bisa juga cukup menyebutnya Strider.

Tidak adanya pedal memang disengaja. Strider Bike memang ditujukan untuk melatih keseimbangan dan motorik anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Belajar naik sepeda dengan sepeda berukuran kecil yang memiliki pedal ternyata cukup menyulitkan anak-anak. Beberapa anak-anak yang terjatuh sewaktu belajar mengendarai sepeda malah menjadi trauma dan akhirnya tidak bisa bersepeda. Takut jatuh. Maklum karena belajar sepeda dengan sepeda biasa memiliki dua kesulitan. Pertama menggenjot pedal. Kedua mengendalikan keseimbangan.

Dengan sepeda Strider, anak-anak cukup belajar keseimbangan. Tak ada pedal berarti anak-anak harus mengayuh sepedanya laiknya manusia berjalan atau berlari. Tenaga kayuhan kakinya membuat sepedanya melaju ke depan. Sepeda juga bisa dihentikan dengan gerakan kaki. Sederhana, kan? Dengan begitu anak-anak bisa menguasai sepeda ini dengan relatif cepat.

Bila sudah mahir menguasai keseimbangan sepeda, hanya tinggal waktu saja sebelum mereka beralih mengendarai sepeda dengan pedal.

Lucu melihat anak-anak kecil bersepeda dengan Strider. Tak takut jatuh karena mereka telah melatih keseimbangan mereka dengan baik. Tapi tentunya orangtua mereka juga siap melindungi badan anak-anak yang masih rentan itu dengan protective gear yang memadai. Selain setia menemani buah hati mereka saat bersepeda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s