Makan dengan Mangkok Kecil

Pernah melihat orang Jepang atau Korea mengudap makanan mereka dengan mangkok kecil? Pasti pernah, bukan?

Dengan mangkok kecil tersebut, jumlah makanan yang diasup pun menjadi relatif lebih kecil. Beda kalau makan dengan menggunakan piring lebar atau mangkok besar sehingga asupan yang dikonsumsi pun jauh lebih besar porsinya; disadari atau tidak.

Oleh karena itu mulai beberapa saat yang lalu saya mencoba menggunakan mangkok kecil untuk makan. Tentu disesuaikan dengan lauk makanannya.

Aneh bukan kalau makan sate atau lele dengan menggunakan mangkok kecil. Malah kesulitan sendiri hingga akhirnya proses makannya pun tak nyaman.

Umumnya kebanyakan makanan bisa dimakan dengan menggunakan mangkok kecil. Terutama kalau lauknya bentuknya kecil-kecil. Bahkan makanan sejenis sup dengan banyak kuah tetap bisa dikudap dengan nyaman menggunakan mangkok kecil.

Ada pertanyaan yang mengganggu. Bagaimana kalau makan kecil tapi banyak menambah nasi dan lauk berulang-ulang?

Jawabnya sederhana. Mangkok kecil hanya membantu mengecilkan porsi. Tapi tergantung masing-masing individu untuk mengonsumsi berapa banyak makanan yang ingin dikudap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s