100 Hari

What could you do with 100 days of making?

Kelihatannya pertanyaan tersebut aneh. Tak lumrah. Tak biasa. Namun menggelitik. Memangnya apa sih yang bisa dibuat oleh seseorang dalam 100 hari?

Jawabnya tergantung masing-masing orang.

Ada orang yang bisa membangun rumah. Begitu juga ada yang bisa memulai usahanya. Menulis sebuah buku. Membuat taman di halaman rumah. Memodifikasi mobil.

Namun di lain sisi, ada saja orang-orang yang tak menghasilkan apapun dalam seratus hari. Entah mau 100 hari, 6 bulan atau 1 tahun tetap saja tak produktif. Waktu begitu saja hilang tanpa membuat sesuatu yang berguna.

Jadi kita ambil sisi positifnya saja. Kita, Anda atau saya seyogyanya bisa membuat sesuatu dalam 100 hari. Pilih saja satu hal yang paling diidamkan. Fokus dan kerjakan terus hingga terwujud sebelum 100 hari berakhir.

Tentu saja tak harus terpaku pada 100 hari. Bisa diteruskan lebih dari 100 hari. Namun setidaknya dengan batasan waktu 100 hari membuatnya lebih mudah mencapainya.

Tanpa batas waktu bisa-bisa melantur ke mana-mana sehingga akhirnya apa yang ingin dibuat menjadi terlupa. Hilang bersama waktu. Oleh karena itu 100 hari itu batasan yang masuk akal.

Kira-kira apa yang ingin dilakukan oleh Anda dalam 100 hari? Apa yang ingin dibuat dalam kurun waktu tersebut?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s