Pasar dan Pemberdayaan Masyarakat

Pasar merupakan tempat untuk berinteraksi dan bertransaksi antar warga masyarakat. Ada pembeli dan penjual. Bisa juga penjual yang merangkap sebagai pembeli. Ada perputaran barang sekaligus perputaran uang.

Pasar menfasilitasi bagi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya dengan membeli barang di sana. Di saat yang sama, pasar menjadi tempat yang membuat penjual mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan finansialnya. Intinya pasar memberdayakan masyarakat di sekitar pasar tersebut.

Semakin baik fungsi dan kondisi pasarnya, makin baik pula perputaran barang dan uang. Laris manis pasarnya, makin membaik perekonomian masyarakat setempat.

Oleh karena itu sangat penting bagi pemerintah daerah untuk membangun atau mengembangkan pasar yang ada di daerahnya. Tak selamanya pasar ada karena campur-tangan pemerintah. Banyak juga pasar-pasar yang muncul dengan sendirinya karena usaha swadaya masyarakat di suatu daerah. Tentu bila ada dukungan penuh dari pemerintah daerah, peningkatan kualitas dan kuantitas pasar-pasar akan menjadi lebih cepat dan tepat.

Berbeda dengan pusat perbelanjaan modern seperti halnya mall, jaringan supermarket dan grosir waralaba; pasar memberdayakan anggota masyarakatnya untuk melakukan kegiatan usaha. Entrepreneurship. Baik dalam skala kecil-kecilan, menengah hingga besar.

Banyak penjual yang omzet penjualannya kini tergolong besar di pasar dulunya berangkat dari penjual kecil-kecilan. Lambat-laun usahanya membesar. Boleh dibilang entry level untuk ‘bermain’ di pasar cukup terjangkau untuk masyarakat dengan ekonomi yang pas-pasan.

Tak semua penjual di pasar bisa langgeng. Sangat banyak yang gagal dalam mengelola usahanya sehingga gulung tikar. Tutup karena bangkrut. Mungkin karena kurang pintar mencari pelanggan. Kurang rajin. Tidak jeli melihat peluang.

Namun tak hanya faktor internal saja yang membuat penjual menutup kiosnya di pasar. Ada faktor eksternal. Kondisi ekonomi yang tidak kondusif sehingga mematikan kegiatan pasar. Pusat perbelanjaan jaringan yang tumbuh dengan pesat dan didukung oleh pendanaan yang kuat. Pun begitu ada juga kondisi pasar yang tak lagi terawat sehingga mengurangi minat pembeli untuk mendatangi.

Hebatnya para penjual di pasar selalu saja tetap menjalankan usahanya sejelek apapun kondisinya. Dalam kondisi buruk atau kondusif, para penjual tetap melayani kebutuhan pembeli. Transaksi jual beli barang dan pertukaran uang tetap terjadi sehingga ekonomi tetap bergerak.

Pasar memang dari dulu memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Makin baik pasarnya, makin baik pula tingkat perekonomian di daerah tersebut.

Pertanyaan besar yang masih tersisa. Apakah pemerintah daerah sudah benar-benar maksimal dalam mendukung perkembangan pasar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s