Attention Span

Pada era modern yang serba instant ini, sepertinya attention span menjadi sesuatu yang berharga. Ada begitu banyak orang yang memiliki kesulitan untuk mempertahankan kemampuan memperhatikan sesuatu atau orang lain dalam waktu yang relatif lama.

Padahal perhatian atau fokus pada sesuatu merupakan salah satu kemampuan yang penting untuk mencapai banyak hal.

Faktor yang paling sering menjadi kambing hitam mengapa banyak orang tak memiliki longer attention span adalah Internet dan ponsel pintar. Keduanya terbukti membuat banyak hal bisa dilakukan secara cepat sekaligus menyedot perhatian penggunanya.

Banyak pengguna Internet dan ponsel pintar yang seakan-akan memberikan perhatian dalam jangka waktu relatif panjang dengan menatap World Wide Web dan segala macam aplikasi di ponsel. Namun bukan berarti attention span mereka tergolong baik.

Coba perhatikan lebih cermat orang yang mengakses Internet dan gadget. Dengan cepat beralih aplikasi; entah itu WhatsApp, YouTube atau browser. Ketika mengakses dunia maya pun banyak yang mengunjungi banyak situs sekaligus. Artinya perhatian mereka terpecah-pecah. Random.

Bahkan pengguna Facebook atau Twitter yang bisa menatap masing-masing jejaring sosial itu ternyata rentan memiliki shorter attention span. Meskipun yang dibuka satu aplikasi saja tapi sebenarnya mereka hanya memindai banyak ‘serpihan’ informasi yang mengalir melalui newsfeed dan timeline yang tak akan pernah ada habisnya. Maklum karena newsfeed dan timeline tersebut memiliki antar-muka yang bernama infinity scroll. Akan terus memunculkan konten bila digeser ke bawah.

Alhasil dampak penggunaan Internet dan ponsel pintar yang berlebih ini membuat sekian banyak orang memiliki attention span yang sangat pendek. Sekaligus cepat merasa bosan.

Namun tak semua orang memiliki tingkat perhatian yang pendek. Masih ada banyak orang yang suka dan mampu memberikan perhatian secara intensif dan relatif lama terhadap sesuatu atau seseorang. Terutama dalam segi bercakap-cakap dengan orang lain.

Tiba-tiba terlintas di benak saya tentang slogan Disconnecting People. Yang merupakan lelucon dari slogan resmi salah satu merek ponsel. Boleh dibilang produk ponsel dari merek dengan slogan tersebut tak sebegitu hebatnya dengan merek ponsel pintar saat ini yang lebih mampu menyedot perhatian penggunanya.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda masih memiliki attention span yang relatif baik?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s