Rupiah Melemah

Ramai sekali pembicaraan tentang nilai tukar Rupiah yang melemah terhadap mata uang Negeri Paman Sam, Dollar Amerika. Baik di restoran, kantor, pinggir jalan, warung makan dan jejaring sosial.

Ada apa sih dengan Rupiah?

Banyak teori beterbangan dari mulut ke mulut. Banyak yang menuding bahwa ada konspirasi dari ‘tangan tak terlihat’ yang mencoba memonopoli dunia ini dengan mesin-mesin ekonominya yang tak kasat mata. Ada juga yang berpikir (dengan gaya sok tahu) bahwa tumbangnya Rupiah karena permasalahan yang made in China alias disebabkan karena Yuan yang nilai tukarnya diturunkan secara sistematis oleh pemerintahannya untuk mendorong laju ekspor.

Ada yang langsung menyalahkan presiden yang baru. Tanpa melihat bahwa sebelum masa kerja presiden yang sekarang, sebenarnya banyak masalah yang menggunung dan tak kunjung terselesaikan. Beberapa problem kelihatan dengan sangat jelas dan banyak perkara yang jauh lebih banyak tetapi tak diketahui orang awam.

Intinya Rupiah sedang terpuruk. Umumnya para ekonom yang suka muncul di televisi atau ahli-ahli finansial yang doyan berteori yang tak henti-hentinya mengomentari Rupiah.

Sedangkan masyarakat biasa tak benar-benar merasakan imbasnya secara langsung. Tetapi tetap terkena efeknya karena bahan pokok dan barang-barang yang mendadak naik harganya.

Begitulah Rupiah. Nasibnya sedang sial. Tapi masih dibilang untung karena tak benar-benar jeblok seperti mata uang negara lainnya yang terjun bebas.

Mengenai penting tidaknya Rupiah sebenarnya tergantung orangnya. Selama masih memakai Rupiah untuk kebutuhan di dalam negeri tentunya tak ada efek yang signifikan. Beda ceritanya kalau harus membeli Dollar Amerika untuk urusan bisnis atau bepergian ke luar negeri.

Rupiah… Disayang. Dicaci. Diinginkan. Dipermalukan. Diperbincangkan. Oh, masibmu Rupiah.

#tanyakenapa #tanyarupiah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s