Menonton Game di Internet

Sebagai orang yang jarang sekali bermain game — baik yang bisa dimainkan melalui ponsel pintar, konsol game atau arcade — saya tidak tahu apa sih senangnya bermain game dalam waktu yang lama dan relatif sering.

Sesekali memainkan game tentu bisa membuat pikiran menjadi rileks. Sekedar hiburan. Tak lebih dari itu.

Ada satu fenomena dalam dunia game yang lebih sulit saya pahami. Fenomena menonton permainan orang lain. Untuk apa? Mengapa tidak memainkannya sendiri?

Beberapa kali saya sering lihat di event-event game besar di mana para pemain yang mahir berkompetisi dalam memenangkan game. Selain layar monitor di mana para pemain pro dan amatir tersebut bermain, ada layar super besar yang mempertontonkan perkembangan game secara real-time. Banyak orang menonton dan mengikuti pertandingan tersebut hingga berakhirnya game. Untuk hal ini saya bisa maklum karena sepertinya menarik melihat permainan yang cepat dan taktis dari pemain-pemain yang memiliki kemampuan di atas rata-rata pemain biasa. Lumayan seru.

Tak berhenti di situ. Ternyata ada juga situs-situs yang khusus ditujukan untuk para pemain game untuk mempertontonkan permainan mereka kepada khalayak umum. Berbagai situs tersebut juga dikunjungi oleh para antusias game untuk menonton sesi permainan orang lain. Saya berasumsi pengunjung situs seperti itu pastilah orang yang gemar bermain game. Pas dan wajar kalau mereka berkunjung ke situs tersebut.

Dua situs yang cukup terkenal adalah http://www.twitch.tv dan https://gaming.youtube.com. Twitch TV merupakan pioner sebagai wahana untuk mempertontonkan dan menonton game. Sedangkan YouTube Gaming merupakan saluran YouTube terbaru sebagai jawaban Google atas meningkatnya permintaan saling tonton game.

Dua situs tersebut membuat saya jadi makin heran. Ternyata banyak juga orang yang menonton game bersama-sama. Untuk apa?

Saya mencoba berpikir apa alasannya mereka menonton game.

Pertama adalah kebutuhan untuk mendapatkan rasa seru dalam permainan tanpa harus memainkan game tersebut. Seperti laiknya melihat film aksi.

Kedua mungkin keinginan untuk mempelajari strategi bermain sehingga memungkinkan penontonnya — sesama pemain game — untuk meningkatkan kemampuan permainannya. Terutama mendapatkan petunjuk ketika permainannya menemui jalan buntu.

Ketiga adalah rasa ketertarikan kepada game-game yang baru tapi masih ragu untuk membelinya. Dengan menonton game tersebut terlebih dahulu bisa membuat calon pembeli game menjadi yakin apakah game tersebut benar-benar menarik atau tidak.

Keempat mungkin alasan yang klise. Yaitu menonton game hanya karena merasa bosan. Tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Membuang waktu saja.

Fenomena menonton game orang lain memang unik. Mungkin aktivitas seperti itu sudah ada sejak lama. Namun saat inilah menonton game menjadi makin populer. Game menjadi sebuah kebutuhan yaitu suatu bentuk dari hiburan. Bagian dari budaya dan kehidupan sebagian orang.

Menarik, bukan?

Tapi saya juga berandai-andai. Apabila semua waktu yang dihabiskan untuk bermain game dan menonton game dialokasikan untuk sesuatu yang lebih produktif, rasa-rasanya produktivitas — masing-masing orang dan secara kolektif — akan jauh bijak. Semisal untuk berbincang dengan orang lain. Bisa juga untuk melakukan aktivitas ekonomi atau malahan membantu sesama yang membutuhkan.

Dunia, atau minimal sekitar kita, akan menjadi lebih baik kualitasnya.

Tapi sekali lagi itu hanya opini saya yang bukan sebagai seorang pemain game. Just my two cents.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s