artikel tanpa huruf kapital

beberapa blogger sengaja menuliskan artikel atau postingan tanpa huruf kapital. mungkin supaya kelihatan unik. bisa karena malas memakai huruf kapital di awal kalimat. ada juga yang malah berpendapat bahwa pemakaian huruf kapital mengurangi kecepatan pembaca untuk menyerap kata-kata dan kalimat.

hanya saja ada rasa yang kurang tanpa kehadiran huruf kapital. sesuatu yang biasanya hadir tetapi absen memang berasa ganjil. huruf kapital ada karena memang memiliki fungsi sebagai penanda yang jelas.

saya merasa bahwa huruf kapital penting. tetapi untuk alasan eksperimental, baiklah saat ini saya mencoba untuk tidak menggunakan huruf kapital dalam postingan kali ini.

Dollar Naik, Harga Naik

Belakangan ini saya sedikit bosan mendengar perbincangan orang-orang mengenai naiknya harga makanan dan barang-barang. Memang benar bahwa faktanya harga-harga naik. Tapi tak perlu diulang-ulang dan ditekankan bahwa harga-harga naik secara terus-menerus.

Harga-harga naik karena Dollar Amerika menguat terhadap Rupiah yang terus melemah nilainya. Banyak barang yang diimpor dari luar negeri; yang mana harus dibayar dengan Dollar. Dollar naik, harga barang pun naik. Wajar, bukan?

Namun tak melulu harga-harga naik karena Dollar Amerika. Semisal harga daging sapi. Harga sapi melonjak naik secara drastis karena permintaannya tinggi berhubung dengan Idul Adha beberapa hari ke depan.

Tak semua orang peduli dengan apa penyebab dari kenaikan harga. Lebih banyak orang yang langsung menuding orang lain sebagai biang keladi naiknya harga. Misalnya dengan langsung menyalahkan presiden dan para menteri tanpa betul-betul tahu kebenarannya.

Padahal bila mau melihat dengan lebih bijak, masyarakat luas bisa mengetahui bahwa ekonomi global sedang terpengaruh nilai Dollar Amerika yang naik. Negara-negara lain juga terimbas mata uangnya. Seperti halnya Real Brazil, Lira Turki dan Baht Thailand yang nilainya turun lebih dari 20% dari nilai semula.

Lalu bagaimana menyiasati keadaan seperti ini?

Tak perlu cemas. Naikkan saja produktivitas. Turunkan pengeluaran. Dengan begitu penguatan Dollar Amerika terhadap Rupiah menjadi pemacu untuk melakukan perbaikan dengan maksimal.

Tujuan dan Distraksi

Orang yang tak memiliki tujuan jelas dalam hidupnya akan mudah terdistraksi. Sebaliknya mereka yang mempunyai tujuan yang pasti tidak akan terganggu dengan distraksi.

Mengapa berbeda?

Orang yang memiliki tujuan yang jelas dan pasti akan memberikan segala perhatian dan tenaganya untuk mencapai misinya tersebut. Sedangkan hal-hal lainnya menjadi kurang penting.

Bagaimana dengan orang yang punya tujuan dan tetap terdistraksi?

Berarti tujuan hidupnya kurang kuat. Untuk itu seseorang harus membuat tujuannya lebih jelas dan lebih pasti dengan keteguhan hati dan kerja keras.

Ratusan Surat Lamaran

Saya sudah tidak tahu berapa banyak surat lamaran yang saya kirimkan selama saya hidup hingga saat ini. Banyak. Ratusan.

Beberapa surat tersebut membuahkan hasil yaitu 1) mendapatkan surat jawaban otomatis yang menyatakan surat lamaran saya sudah diterima, 2) menerima surat jawaban diplomatis bahwa saya bukanlah kandidat yang sesuai, dan 3) mendapat janji bertemu untuk wawancara.

Dari sekian banyak surat lamaran tersebut baru 4 yang menelurkan hasil menggembirakan. Bekerja di sebuah lembaga bahasa, meniti karir di perusahaan Internet, mendapat pekerjaan di Jakarta dan merasakan bekerja secara remote dari perusahaan di Malaysia.

Mengapa harus sampai ratusan kali mengirim surat lamaran? Jawabnya tentu saja probabilitas. Seperti laiknya mengocok dadu berulangkali untuk mendapatkan nomor dadu yang diinginkan.

Apakah pernah merasa lelah?

Jelas. Ada waktu-waktu di mana saya merasa capai dan jengah dengan surat-surat lamaran tersebut. Rasanya seperti naik kapal. Ada harapan yang membuncah. Ada pula asa yang padam.

Berhenti mengirimkan surat lamaran saat kecewa atau ketika sudah mendapatkan pekerjaan?

Tentu tidak. Saya masih rajin mengirimkan surat-surat lamaran. Setiap surat lamaran bisa berpotensi menjadi sebuah peluang. Dan siapa tahu pada satu peluang tersebut hidup saya bisa berubah menjadi jauh lebih baik. Ada harapan di tiap surat lamaran yang saya kirimkan.

Berapa banyak surat lamaran yang akan dikirimkan?

Entah. Sepertinya mengirim surat lamaran itu sesuatu yang wajib dilakukan secara reguler bagi siapa saja yang mendambakan perkembangan karir yang lebih baik. Setiap surat lamaran berarti satu peluang. Makin banyak yang dikirim, makin banyak pula peluangnya.

Apa sih yang paling susah dalam mengirimkan surat lamaran?

Bukan tulisannya. Bukan pula cara mengirimnya. Justru yang paling susah adalah menjaga supaya asa tetap menyala. Menjaga harapan itu yang paling menantang.

Untuk Anda yang masih setia menulis dan mengirimkan surat lamaran, saya ucapkan Semoga Berhasil dan tetaplah berjuang.

Catur Tingkat Dewa

Mungkin bosan dengan bidang catur yang menghadapkan hanya dua kerajaan di satu waktu yang sama, ada orang-orang yang menciptakan papan catur yang bisa mengakomodasi beberapa lawan sekaligus.

Hasilnya pun luar biasa. Permainan catur yang umumnya dianggap sulit menjadi lebih menantang. Menambah faktor kejutan yang sulit diprediksi. Belum lagi kalau ada kongkalikong antar dua atau tiga pemain yang ingin menjegal lawan yang tangguh.