Tema WordPress Dyad

Tadinya saya khawatir Tema WordPress Dyad akan memberatkan karena banyaknya gambar yang ditayangkan di halaman depannya. Tapi dipikir-pikir blog Munggur ini minim gambar sehingga tema ini tidak akan terlalu berat.

Ternyata benar bahwa Tema WordPress ini cukup ringan. Tampilannya unik. Namun nilai plus dari Dyad adalah jenis font default yang enak dilihat, nyaman dibaca.

Oleh karena cukup suka, bolehlah saya mencobanya untuk beberapa saat. Siapa tahu cocok. Tentu bila ada tema yang lebih baru, mungkin saya akan menggantinya.

Bagi yang memiliki blog di WordPress.com, silakan coba Dyad. Lihat demo Dyad di sini.

Bulan Ke-12

Ah. Desember. Bulan terakhir dalam urutan penanggalan. Bukan waktunya malas-malasan. Justru waktu untuk menyelesaikan urusan-urusan yang belum usai. Mewujudkan beberapa keinginan yang masih belum terealisasikan. Juga menyusun rencana untuk menikmati waktu bersama keluarga, sanak-saudara dan handai taulan.

Desember menjadi bulan yang sibuk. Sebelum akhirnya kalender yang lama ditanggalkan dan digantikan dengan kalender yang baru; yang datang dengan keinginan dan rencana yang baru.

Ah. Desember…

Impian Sebagai Kekuatan Hidup

Seperti laiknya sebuah perjalanan, kehidupan ini akan lebih berarti bila memiliki tujuan. Bila hidup tak memiliki tujuan tentu hanya akan berjalan datar. Tak menarik. Tak berwarna. Tawar. Hambar.

Sedangkan orang-orang yang memiliki impian serta-merta memiliki tujuan dalam kehidupan mereka. Apapun impian tersebut pastilah bermanfaat dan menambah semangat dalam hidup yang singkat.

Impian menjadi kekuatan hidup yang menggerakkan. Memberi gairah. Memberi secercah harapan. Bahwa ada yang ingin dicapai. Menjadi realitas.

Bila karena kesibukan atau kesulitan impian seperti kabur, tak perlu cemas. Berikan momen sebentar namun regular untuk ‘mencicip’ impian-impian melalui imajinasi yang kuat. Hanya dengan membayangkan gambaran impian yang terwujud sudah bisa memberi asupan enerji untuk merealisasikan impian tersebut.

Akan lebih baik bila secara rutin menuangkan impian tersebut ke dalam tulisan dalam diari atau jurnal. Membuat impian menjadi semakin kuat.

Hingga akhirnya gambaran tersebut mewujud dalam kehidupan…

Catatan singkat. Saya sedikit tersadarkan untuk kembali dan terus mengingat impian-impian yang masih belum terwujud ketika berbincang santai dengan seorang teman sembari mengudap sajian khas Aceh.