Penasaran Dengan Turki

Di mana letak negara bernama Turki? Apakah Turki berada di Benua Eropa atau di Benua Asia? Apakah orang-orang Turki semuanya orang Bule (baca: Kaukasia dan berkulit putih)? Benarkah mayoritas warga Turki adalah orang Islam? Apakah benar Istanbul itu ibu kota Turki?

Berbagai pertanyaan tersebut muncul ketika drama-drama Turki meramaikan layar kaca di beberapa stasiun televisi di Indonesia.

Unik, bukan? Melalui produk dramanya, Turki memperkenalkan bentuk kehidupan, cara pandang dan kebudayaan mereka ke banyak penonton sekaligus.

Turki memang negara yang asing bagi kebanyakan orang Indonesia. Beda dengan Arab Saudi di Semenanjung Arab. Begitu pula Amerika Serikat di Amerika Utara. Apalagi Jepang dan Tiongkok yang relatif dekat secara geografi dengan Indonesia. Turki merupakan negara yang tak terlalu populer beberapa saat yang lalu.

Beda dengan sekarang. Adanya sajian drama Turki di televisi menjadikan orang penasaran dan mencoba memahami Turki dengan lebih baik.

Bagi beberapa orang, pertanyaan-pertanyaan baru akan muncul saat menonton drama Turki tersebut.

Mengapa orang Turki sering mempertontonkan adegan 2 atau 3 orang yang minum Teh Turki; baik di rumah, di kantor atau di kedai minum.

Seperti apa sih yang disebut sebagai Teh Turki; yang sepertinya diseduh ditempat yang tak biasa dan disajikan di gelas kecil yang bentuknya indah?

Apa filosofi yang ada dalam kebiasaan menyiramkan air ketika seseorang pergi meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama atau pindahan?

Seperti apa sebenarnya keindahan Selat Bosphorus yang selalu disebut-sebut dan ditampilkan di banyak adegannya? Bagaimana pula cantiknya bangunan bernama Hagia Sophia yang cukup sering diperlihatkan sebagai latar belakang Kota Istanbul?

Ada banyak rasa penasaran mengenai Turki; negara yang setengahnya terletak di Benua Asia dan setengah lainnya berada di Benua Eropa. Saya tak begitu memperhatikan alur cerita dari drama-drama Turki tersebut karena kurang minat menonton sinetron tentang kehidupan; yang biasanya berkutat tentang masalah cinta, rebutan harta dan permasalahan yang aneh bin ajaib dan dirasa terlalu mengada-ada. Namun jelas bahwa saya jadi memiliki sedikit ketertarikan untuk mengenal Turki dengan lebih baik.

Sedikit catatan kecil, saya jadi ingin suatu hari nanti bisa melihat-lihat keindahan Kota Istanbul sembari menikmati Teh Turki dan mengudap Kebab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s