Pokemon GO

Mainan berupa aplikasi ponsel ini sudah resmi masuk Indonesia. Penggunanya makin banyak. Makin sering dibicarakan orang serba-serbi tentang permainan yang berdasar dari permainan konsol dan anime Pokemon.

Tapi yang benar-benar memainkannya tak sebanyak yang dikira orang. Sebagian besar orang memainkannya hanya karena ikut-ikutan. Semata karena lagi ngetrend. Hype banget. Nyatanya setelah beberapa hari atau minggu, pemain yang ikut-ikutan tak lagi bersemangat mencari dan mendapatkan monster Pokemon. Apalagi aplikasi Pokemon GO di ponsel memang berat dan menghabiskan baterai ponsel dan pulsa data. Singkat kata permainan ini boros waktu, boros tenaga dan boros pulsa data.

Berbeda 180 derajat, mereka yang memang penggemar sejati permainan ini sekaligus fans berat Pokemon makin bergairah mengumpulkan monster, melatih monster menjadi lebih mumpuni, dan ‘bertarung’ di gym demi kesenangan dan kepuasan yang tak dipahami oleh kebanyakan orang. Siapa yang kira-kira menjadi pemenang dalam permainan yang sifatnya global mendunia ini?

Pemenangnya adalah Niantic — pembuat mainan ini yang bekerjasama dengan Nintendo — yang mendulang profit dari penjualan barang-barang virtual dalam permainan Pokemon GO. Selain itu para penggemar sejati Pokemon juga makin bahagia karena bisa berbagi pengalaman mencari dan melatih monster bersama orang-orang lain; yang bertemu dan berkenalan karena memiliki misi yang sama. Yaitu untuk menjadi pemenang dalam dunia virtual Pokemon GO.

Omong-omong, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memainkan permainan ini?

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s