Manajemen Foto Pribadi

Hobi memotret? Bila suka dan sering mengambil foto tentu ada sesuatu yang bakal dialami yaitu mengatur penyimpanan foto-foto yang jumlahnya berjibun.

Sering memotret menggunakan ponsel berkamera lama-lama akan memenuhi memori internal atau/dan esterna sehingga ponsel sepintar apapun menjadi lemot.

Beda dengan orang yang sering memotret memakai pocket kamera atau kamera DLSR. Setelah memori kamera penuh pasti akan dipindah ke laptop atau dekstop. Alhasil hard disk menjadi penuh dan membuat performa komputer tak secepat sebelumnya.

Susah, ya? Jangan khawatir karena ada penyimpanan foto di ‘awan’. Beberapa perusahaan layanan backup memberikan ruang yang cukup untuk menyimpan tumpukan foto digital. Namun pemakainya harus sabar untuk mengunggah dan mengunduh foto-foto yang ingin disimpan atau dilihat kembali.

Harusnya sih kalau teratur tentu tidak akan kesulitan mengatur foto-foto pribadi. Sayangnya tak semua orang telaten dan sabar untuk menyimpan foto-foto event, kenangan, acara keluarga, hobi, pemandangan dan sekian banyak foto-foto yang tak jelas dan berkualitas rendah.

Untuk foto-foto yang dianggap sebagai ‘sampah’ lebih baik dihapus. Bila tetap disimpan justru membuat pencarian foto-foto lebih lama karena harus memilah foto yang bagus di antara foto-foto yang tak bagus.

Manajemen foto pribadi harus mulai dari awal ketika membeli perangkat yang berkamera atau yang bisa menyimpan foto-foto. Bila sudah bertahun-tahun dibiarkan menumpuk, pasti ada rasa enggan untuk bebersih foto dan mem-backup-nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s