Ungkap, Tebus, Lega

Slogan pengampunan pajak memang sederhana. Wajib Pajak mengungkapkan harta kekayaan yang lupa dilaporkan dalam SPT tahunan. Setelah itu Wajib Pajak membayar tebusan pajak sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Dan Wajib Pajak bisa merasa lega karena sudah membayar kewajibannya.

Dalam prakteknya tentu berbeda. Maklum karena tax amnesty belum dipahami benar oleh sebagian besar masyarakat. Ada orang-orang yang tak perlu melakukan pengampunan pajak — karena memang tak memiliki harta — yang justru panik dan ketakutan. Sedangkan yang berharta malah tenang-tenang saja karena belum tahu mengenai pengampunan pajak sama sekali. Celakanya banyak rumor yang salah yang beredar; baik disengaja maupun yang terjadi karena gagal paham.

Untungnya di jaman yang serba terkoneksi oleh internet dan selalu ada pemberitaan di media massa — elektronik maupun konvensional — makin banyak masyarakat yang mulai mendengar tax amnesty. Sosialisasi dan seminar mengenai perpajakan pun bisa diikuti di mana-mana. Bahkan kantor pajak memiliki situs yang menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai TA — singkatan dari Tax Amnesty — sebagai sarana untuk melayani pertanyaan langsung yang bisa ditanyakan oleh para wajib pajak di kantor-kantor pajak.

Jadi tak perlu khawatir tentang TA. Asalkan paham benar dengan apa yang harus dilakukan, tentu tak perlu risau. Bila masih belum paham, bertanyalah pada yang sungguh-sungguh saham sehingga menjadi tenang dalam menjalani hidup di tengah ramainya masa-masa pengampunan pajak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s