Biro Perjalanan Haji Nakal

Kuota perjalanan haji untuk Indonesia memang terbatas meski jumlah quotanya sudah termasuk besar. Sekira 200 ribu calon haji. Dan ternyata masih kurang dari kebutuhan yang ada tiap tahunnya. Bahkan ada yang prediksi bahwa jumlah calon haji sepuluh kali lipat dari quota haji per tahun sehingga ada calon haji yang harus menunggu tahunan untuk diberangkatkan.

Banyak calon haji yang tak sabar untuk segera bisa melaksanakan ibadah haji meskipun belum gilirannya untuk naik haji. Di sisi lain ada biro perjalanan haji nakal yang mencoba meraup kesempatan pemberangkatan haji dengan cara yang ilegal. Hasilnya adanya pemberangkatan calon haji Indonesia ke Arab Saudi menggunakan paspor palsu Filipina.

Sepertinya rencana nakal menggunakan paspor negara lain bakal lancar-lancar saja seandainya tak ada yang ketahuan bahwa 177 calon haji tersebut bukanlah calon haji dari Filipina. Hanya saja ketika melewati pihak imigrasi Filipina, ada satu calon haji ilegal yang tak bisa berkomunikasi dalam bahasa Tagalog karena mereka memang bukan warga negara Filipina. Alhasil setelah dirunut maka ditemukan lebih dari seratus calon haji yang memakai paspor palsu.

Penggunaan paspor palsu jelas pelanggaran yang berat. Masuk penjara hukumannya. Untunglah KBRI di Filipina cepat bertindak. Mereka berusaha sebaiknya menampung calon haji ilegal tersebut di komplek KBRI. Meskipun kondisinya tak begitu baik karena komplek KBRI tak dirancang untuk menampung sekian banyak orang, kondisi tersebut lebih baik daripada penjara di Filipina yang konon kondisinya memprihatinkan.

Kasusnya masih diselidiki oleh kepolisian dua negara, Filipina dan Indonesia. Perkara seperti ini merupakan pucuk dari gunung es. Ditengarai lebih banyak calon haji ilegal yang mungkin saja sudah diberangkatkan secara ilegal. Tak hanya di Filipina tetapi juga di negara tetangga seperti Thailand dan Myanmar.

Bagi calon haji ilegal, pemberangkatan yang tak resmi menggunakan paspor palsu jelas sangat berbahaya. Bila terjadi musibah, tak akan terdeteksi dan tak ada yang mengurus. Bahkan bila diketahui mereka dengan sengaja menggunakan paspor negara lain, bisa jadi kewarganegaraan mereka akan hilang. Menjadi orang-orang yang stateless; tak memiliki kewarganegaraan yang diakui oleh suatu negara.

Maunya naik haji. Yang didapat malah setumpuk masalah yang rumit. Naik haji haruslah dengan cara yang benar sehingga sah menjadi haji atau hajjah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s