Drama Persidangan

Sejak proses persidangan Jessica yang terlibat dengan Kematian Mirna ditayangkan di beberapa stasiun televisi secara langsung, sepertinya animo masyarakat untuk mengikuti jalannya persidangan menjadi meningkat.

Memangnya apa sih yang menarik dari mengikuti suatu persidangan? Beberapa orang menikmati argumen-argumen yang dilayangkan yang disambut dengan sanggahan; baik dengan logika yang beralasan atau debat kusir semata. Beberapa orang menyukainya karena kepo. Lainnya merasa perlu melihat karena rasa simpati terhadap kematian Mirna.

Bahkan ada yang terinspirasi untuk menjadi pengacara seperti pembela Jessica yang mampu mementahkan fakta-fakta yang diutarakan oleh beberapa saksi ahli. Sebagian lainnya ingin menjadi jaksa penuntut yang mencoba mengungkap kebenaran. Pun ada yang bercita-cita sebagai hakim yang seakan menjadi moderator bagi para pihak yang berlawanan.

Uniknya drama persidangan di televisi ditayangkan berjam-jam. Bisa jadi karena jalannya acara yang berlatar-belakang meja hijau lebih menggelitik dan menarik ketimbang serial drama yang membosankan. Di sisi lain, tayangan persidangan ongkosnya jauh lebih murah daripada menayangkan acara kuis berhadiah, acara berita atau sinetron.

Entah sudah berapa kali Jessica disidangkan untuk mengungkap Misteri Meja 24 di sebuah kafe di Ibu Kota. Tiap kali persidangan selalu ada drama yang menjadi berita keesokan harinya. Seperti sidang semalam yang memberi angin segar bagi terdakwa tetapi membuat saksi ahli yang berasal dari Negeri Kangguru menerima sanksi administrasi berhubung melakukan pelanggaran visa untuk masuk ke tanah air dan bersaksi.

Meski bukan tontontan untuk banyak orang, ada saja pemirsa televisi yang menunggu-nunggu kapan persidangan Jessica selanjutnya ditayangkan. Ada drama yang bisa saja muncul sebelum akhirnya kebenaran terungkap dan keadilan ditegakkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s