Tak Boleh Parkir Sembarangan

Badan jalan seyogyanya bukan tempat parkir bagi sepeda motor dan mobil. Kecuali bila ada tanda boleh parkir di suatu badan jalan.

Khusus bagi jalan dengan garis berbiku warna kuning tidak boleh untuk parkir. Tanda dengan warna kuning tersebut ditorehkan di atas aspal sehingga mudah dikenali oleh banyak orang. Sayangnya ada saja pemakai kendaraan yang tak paham dengan makna larangan tersebut. Alhasil mereka tetap memarkir kendaraan mereka di badan jalan yang tingkat salu-lintasnya tinggi. Kemacetan pun tak terhindarkan.

Pihak pengelola lalu-lintas pun segera bertindak. Mulai hari Senin tanggal 5 September, bila ada kendaraan yang tetap parkir sembarangan di badan jalan dengan garis berbiku garis kuning maka langsung digembok. Beberapa mobil akhirnya tak bisa bergerak karena dipasangi gembok khusus di roda. Hanya pihak pengelola lalu-lintas yang bisa membukanya. Dendanya tak tanggung-tanggung. 500 ribu rupiah. Lumayan, kan? Sekali kena denda pastilah tetap ingat sehingga tak lagi parkir sembarangan.

Semoga dengan adanya gembok yang dipasang di roda kendaraan maka jalanan lebih lega sehingga arus lalu-lintas menjadi lebih lancar. Tak lagi mudah macet yang membuat aktivitas berkendara menjadi tak nyaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s