Tiga Kota Favorit Tujuan Destinasi

Saya punya kebiasaan untuk menanyakan pertanyaan di bawah ini kepada orang lain. Mungkin karena saya cukup kepo atau memang penasaran.

“Kalau mau jalan-jalan, mana tiga kota di dunia yang paling ingin kamu kunjungi; tanpa harus memikirkan tentang uang atau waktu?”

Lain orang, jawabannya tentu berbeda-beda. Sesuai dengan aspirasi setiap individu.

Jawaban paling umum adalah kota-kota dunia yang relatif dekat dengan Indonesia. Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok. Bisa dimaklumi karena ketiga kota tersebut sangat terkenal di Indonesia. Tiga kota itu bisa dijangkau dengan pesawat terbang dalam jarak tempuh kurang dari empat jam dari Jakarta. Tiga kota tersebut paling sering dikunjungi oleh pelancong Indonesia, terutama untuk traveler newbie.

Ada juga yang sangat terinspirasi dengan Eropa. Jawabannya biasanya menyebut kota-kota yang eksotis romantis, seperti: Paris, Milan, London. Tentu untuk mereka yang Nasrani cenderung menambahinya dengan Kota Vatikan; sebagai tempat bersejarah dan ziarah. Uniknya jarang ada yang menyebutkan kota-kota di Jerman seperti Berlin atau Frankfurt. Justru lebih populer Amsterdam; kota di Belanda yang cukup dekat dengan Jerman. Beberapa orang menyebut Barcelona.

Sedangkan teman-teman yang memeluk agama Islam berharap benar bahwa dalam kehidupan ini mereka bisa beroleh barokah dan hidayah untuk mengunjungi Mekah. Biasanya Mekah disebutkan sepaket dengan Medinah dan Jeddah. Perjalanan ke tanah suci baik untuk sekedar umroh atau menunaikan ibadah haji. Umumnya mereka ingin bisa pergi bersama seluruh anggota keluarga. Lebih afdol. Bapak, ibu, saudara, saudari, kakek, nenek dan handai taulan.

Beda pula dengan rekan-rekan beragama Buddha. Ada keinginan yang kuat untuk bisa sampai ke Bangkok. Namun bagi yang memiliki impian yang besar, kalau bisa mengunjungi Lhasa di Tibet. Jauh memang. Sayangnya Dalai Lama, yang diakui dunia dan bukannya ‘dalai lama’ pilihan China, justru tinggal di Dharamsala – salah satu kota di India.

Untuk para pecinta keindahan alam, bisa ditebak lokasi mana di dunia ini yang ingin mereka kunjungi. Gunung atau laut. Bukan kota yang ingin dituju tetapi bentangan alam yang ingin ditaklukkan. Jadi bukan kota yang ingin dituju meski untuk ke sana mereka harus melalui suatu kota.

Tak melulu orang-orang menyebutkan kota-kota di luar negeri. Banyak yang ingin mengunjungi Raja Ampat, kota-kota di Bali seperti Denpasar atau Kuta, Yogyakarta, Surabaya, Makasar. Bali itu selalu disebutkan sebagai satu destinasi ketimbang menyebut satu kota secara spesifik di Pulau Dewata tersebut.

Untuk para penyuka kebudayaan Asia Utara pilihannya beragam. Tokyo di Jepang bagi orang-orang yang suka dengan sesuatu yang berbau Jepang. Bagi yang terkena wabah Hallyu pasti menyebut Seoul sebagai destinasi kota terfavorit. Sedangkan mereka yang suka dengan film-film Mandarin umumnya memiliki mimpi untuk berjalan-jalan di Hong Kong atau Taipei. Ada juga yang bercita-cita untuk bisa menjejak Beijing dan Shanghai.

Tak semua orang suka bepergian di kota-kota yang terlalu mainstream. Sejumlah orang suka sesuatu yang jarang dan unik. Pergi ke Moskow di Rusia yang misterius; mungkin karena terkenal dengan mata-matanya. Istanbul di Turki yang menarik karena bisa melintasi dua benua yaitu Asia dan Eropa. Teheran di Iran yang membuat saya terheran-heran saat kota itu disebut. Ada pula yang menyebut Xinjiang dan kota-kota di Mongolia yang bikin saya penasaran.

Untuk saya sendiri, saya ingin sekali untuk pergi ke kota Barcelona di Spanyol, Seoul di Korea Selatan dan Istanbul di Turki. Ketiga kota tersebut selalu menggelitik rasa penasaran saya. Kebetulan ketiga kota tersebut memiliki sejarah yang panjang dan kaya dengan kebudayaan. Barcelona menarik karena kebudayaan Katalan dan pernah menjadi pusat perdagangan di seputaran Laut Mediterania. Seoul sebagai ibukota dari negara yang sering diperebutkan oleh tetangga-tetangganya seperti China, Jepang dan tentunya Korea Utara. Dan Turki karena menjadi kota yang menghubungkan Eropa dengan Asia. Entah kapan bisa punya uang dan waktu untuk pergi ke sana. Namun yang penting tiga kota tersebut berada dalam bucket list saya. Menjadi salah satu impian dalam kehidupan saya.

Setiap orang tentu memiliki alasan untuk melancong ke kota-kota impian mereka. Baik untuk alasan yang masuk akal maupun alasan yang karena feeling dan mood. Ada juga yang bilang “tahunya cuma kota-kota itu, je“.

Dan kali ini saya juga ingin menanyakan hal yang sama kepada Anda; yang sudah sudi mampir atau kebetulan tersesat di postingan ini.

“Kalau mau jalan-jalan, mana tiga kota di dunia yang paling ingin kamu kunjungi; tanpa harus memikirkan tentang uang atau waktu?”

Bila berkenan, silakan menuliskan tiga kota favorit Anda di dunia ini di kolom komentar di bawah postingan ini. Tentu akan lebih memuaskan rasa penasaran saya bila Anda bersedia memberikan alasan-alasan mengapa ingin menjelajahi 3 kota di angan-angan Anda tesebut.

Siapa tahu jawaban-jawaban Anda bisa menginspirasi banyak orang atau paling tidak saya untuk pergi ke kota-kota tersebut.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s