Mooncake Festival

Seorang kawan lama yang tinggal di Jakarta menampilkan satu biji mooncake dan teh di foto profil WhatsApp-nya. Seketika itu juga saya langsung bertanya padanya, “eh, mooncake festival, ya?” Ya. Itu jawabnya.

Mooncake festival. Perayaan di pertengahan Musim Gugur. Berhubung tinggal di negara tropis, bukan wilayah dengan empat musim, mana sadar kalau sudah waktunya untuk mooncake. Festival ini jatuh pada 24 September 2018 tahun ini.

Tapi, dulu juga sempat merasakan kehebohan mooncake festival kala pernah hidup di Singapura – Negeri Merlion. Benar sih di negeri jiran ini mana ada Autumn. Tapi hebohnya itu luar biasa. Di berbagai toko dan mal, terpajanglah beragam kue bulan. Mooncake, mooncake dan mooncake.

Di mana-mana ada antrian untuk melihat, memesan dan membeli mooncake. Mooncake mania. Ada berbagai rasa. Isinya bermacam-macam. Secara default isinya telur asin. Namun kreativitas tak terbatas. Ada yang durian. Ada pula yang entah-isinya-apa tapi rasanya enak.

Dan tradisinya, orang akan membeli mooncake untuk diberikan ke keluarga, rekan kantor, klien, orang-yang-dirasa-penting, dan entah siapa lagi yang kira-kira memang perlu untuk diberi.

Hasilnya luar biasa. Pada hari festival itu jatuh dan hari-hari sesudahnya akan ada orang-orang yang memiliki mooncake terlalu banyak. Pemberian dari orang lainnya.

Tentu makan mooncake sepotong dua potong menyenangkan. Mencicip rasa yang berlainan. Enak. Gurih. Tergantung kualitas dan harganya. Tapi setelah makan mooncake terlalu banyak, kebanyakan orang akan merasa eneg-traumatis-sesaat dengan mooncake. Mirip dengan eneg-traumatis-sesaat dengan opor ayam lontong setelah Idul Fitri hari pertama dan hari kedua.

Belum lagi kalau di kantor, rekan kantor akan menawarkan mooncake. Lagi dan lagi. Mau ditolak, kok rasanya tak sopan. Diterima, rasanya masih eneg-traumatis-sesaat. Begitu lihat mooncake rasanya langsung kebas lidahnya.

Begitulah hebohnya festival mooncake di Singapura.

Btw, bagi yang ingin tahu asal usul festival ini, silakan ulik asal-usul Tiong Ciu Pia di sini. Bisa juga di artikel Sembayang Dewi Bulan dengan Kue Bulan.

Juga ada penjelasan tentang mooncake di video berikut.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s