Pilih Annie atau Mary?

Ya, ampun. Memilih satu dari dua tak selalu gampang. Saya sudah menuliskan satu postingan perihal membuat keputusan. Selain itu saya sudah mengunggah tentang Si Doel yang bingung untuk memilih salah satu, pilih Zaenab atau Sarah?

Sekarang saya dihadapkan pada polemik tentang Annie atau Mary. 

Saya bukan lelaki seperti Si Doel yang selalu bingung memilih perempuan mana yang harus saya pilih. Saya hendak mengangkat tentang Perang Ayam Goreng. Kantor berita BBC menuliskan tentang America’s ‘fried chicken war’. Seru sepertinya. Maklum saja. Saya termasuk orang yang suka, pake banget, makan ayam goreng. Demen.

Artikel tersebut tak membahas tentang Kentucky Fried Chicken melawan Texas Chicken. Namun tentang perseteruan antara Chicken Annie’s dengan Chicken Mary’s.

Buka usaha ayam goreng untuk bertahan hidup.

Kedua rumah makan khusus ayam goreng – yang terletak di jalan yang sama di sebuah wilayah bernama Crawford County – sama-sama buka usaha karena kondisi yang tak menyenangkan. Baik Annie dan Mary sama-sama memiliki suami yang tak lagi mampu menafkahi keluarga mereka. Maklumlah, suami Annie tak lagi bisa bekerja di pertambangan karena cacat pada kakinya. Setali tiga uang, suami Mary tak bekerja lagi di pertambangan karena pernafasannya terganggu akibat terlalu lama bekerja di pertambangan.

Annie dan Mary membuka ‘warung makan’ mereka di ruang tamu yang diubah menjadi tempat makan. Para penambang batu-bara menjadi langganan mereka. Pun keluarga para penambang.

Rivalitas

Permasalahannya satu. Banyak tetangga mereka yang menghadapi dilema ketika harus makan ayam goreng. Harus memilih makan di Chicken Annie’s atau Chicken’s Mary. Rikuh. Mau masuk ke rumah Annie, tak merasa enak dengan Mary. Begitu pula sebaliknya.

Kebanyakan penduduk sekitar berpikir bahwa masakan ayam goreng Annie dan Mary sama-sama enak. 11/12. Tergantung selera masing-masing orang. Namun setelah beberapa saat, ada dua kubu. Orang yang suka dengan ayam goreng Annie dan pelanggan yang suka dengan ayam goreng Mary. Keduanya ramai dikunjungi oleh masing-masing penggemarnya. Bahkan pilihan orangtua menjadi warisan anak-anak dan cucu-cucu. Bila kakek suka makan di Chicken Mary’s, keluarga besar mereka akan meneruskan tradisi makan di rumah makan milik Mary. Pun sebaliknya. Lucu, kan?

Ada dua kubu yang menyebabkan kehebohan dalam dunia ayam goreng. Berita mengenai rivalitas ayam goreng menjadikan kedua rumah makan tersebut makin terkenal. Pembeli mulai berdatangan dari kota-kota yang lain. Mereka penasaran ingin membandingkan rasa dari dua rumah makan ayam goreng itu. Jauh-jauh mereka mendatangi Crawford County di Pittsburg untuk makan ayam goreng.

Nyaris seperti kisah Romeo dan Juliet.

Rivalitas antara dua rumah makan yang tetap bertahan hingga lebih dari tiga generasi tersebut memang nyata. Kedua rumah makan tersebut makin lama makin besar. Pelanggannya makin banyak. Persaingan tambah sengit ketika masing-masing keluarga melarang generasi penerus mereka untuk saling jatuh cinta kepada keluarga rival mereka.

Sayangnya cucu Annie dan cucu Mary tak mengindahkan pesan dari nenek mereka. Salah satu cucu Annie menikah dengan cucu Mary. Namanya juga cinta. Tak bisa dihalangi. Tentu sepasang cucu ini juga membuka rumah makan ayam goreng di kota yang sama. Rivalitas tetap ada. Namun kedua keluarga sudah menyatu.

Memilih ayam goreng yang paling enak.

Sepertinya polemik tentang ayam goreng selalu ada di muka bumi ini sepanjang ada ayam goreng, minyak goreng dan orang-orang yang suka menyantap ayam goreng. Di kota saya, Yogyakarta, sering juga ada pembahasan hingga perdebatan tentang ayam goreng mana yang lebih enak. Ada Jogja Chicken, Popeye Chicken Express, Olive Fried Chicken, atau Rocket Chicken. Mana yang paling enak? Tentu tergantung selera masing-masing.

Bahkan ada yang suka membilang, masakan ayam goreng di rumahnya jauh lebih enak, lebih crispy, lebih juicy. Biasalah, orang yang masak, sering bilang masakannya yang paling enak.

Saya tak pernah menolak bila ditawari untuk makan ayam goreng. Yes, fried chicken. Enak! Saya suka. Sangat suka. Banyak menu makanan yang dimasak dengan cara digoreng. Namun bagi saya makanan yang paling enak dengan cara digoreng adalah ayam goreng.

Hidup ayam goreng!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s