Fokus vs Distraksi

Fokus adalah salah satu kunci sukses.

Begitulah yang dikatakan oleh banyak orang bijak dan sukses. Lawan dari fokus adalah distraksi. Distraksi seperti seekor monyet yang melompat-lompat seenaknya, mengusik kedamaian dan tak pernah berhenti bergerak.

Distraksi di jaman dulu tak sebanyak di era modern seperti ini. Ponsel dengan notifikasi yang selalu berdenting. Aliran surat elektronik dan feed dari pesan pendek yang tak pernah berhenti 24 jam. Pun dunia maya hanya sejentikan jari, cukup ketuk aplikasi ini atau itu, beragam berita, video, lagu dan segala hal yang baik dan tidak baik bisa ‘disantap’ saat itu juga. Mengunyahnya? Tak selalu cukup waktu untuk itu.

Manusia jaman sekarang mengonsumsi lebih banyak hal beragam ketimbang orang-orang yang hidup di satu dekade yang lalu. Bayangkan betapa damainya orang-orang yang hidup beberapa dekade sebelum tahun 2020 ini. Tanpa benda bernama ponsel, televisi dan segala riuh-rendah yang tercipta karena mobilitas manusia yang tinggi.

Namun distraksi itu bisa diminimalisasi. Dikurangi secara signifikan. Pilihannya ada pada diri kita sendiri.

Fokus di jaman yang selalu sibuk? Bisa. Kita sendiri yang harus menentukan pilihan kita sendiri.

Jangan salahkan kemajuan teknologi karena telah memberikan distraksi dalam kehidupan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s