Distraksi dan Disiplin

Bila seseorang berdisiplin dengan rencana-rencana hidupnya sehari-hari, niscaya tak akan mudah terdistraksi.

Sayangnya saya sering tak disiplin.

Hebatnya lagi, saya suka mendistraksi diri dengan hal-hal yang kurang relevan.

Alhasil saya sering menyadari kok ingin begini malah begitu. Heran sendiri. Ada perasaan bersalah pada diri sendiri.

Padahal dengan segala agenda atau aplikasi pengingat, harusnya saya bisa merealisasikan apa saja yang sudah rancang jauh hari.

Tapi begitulah. Sekali disiplin diabaikan. Distraksi menang. Saya pun cuma bisa berkata. Apa boleh buat. Hmm.

Tetiba saya teringat dengan sosok Immanuel Kant. Seorang pemikir hebat pada jamannya. Begitu disiplinnya Si Kant ini, tetangga dan orang lain menggunakan dirinya sebagai alat untuk mencocokkan jam. Kant selalu tepat waktu dengan aktivitas hariannya. Tak pernah meleset. Selalu melakukan segala sesuatunya secara rutin dengan akurasi waktu yang seperti robot.

Baiklah…

Semoga esok saya bisa menjadi disiplin. Tak menyalahkan diri pada sifat yang terlalu cepat bosan dengan banyak hal. Harus menjadi pribadi yang tak lemah akan godaan distraksi yang menarik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s