Memulai Hari

24 jam dalam satu hari. Begitu banyak orang bijak berkata bahwa awalilah hari dengan benar. Dengan begitu, jalannya kehidupan dalam satu hari menjadi lancar.

Tak mudah untuk membuka hari di jaman serba cepat seperti saat ini. Jutaan orang terbangun karena alarm yang mengoyak pagi yang sudah tak lagi pagi. Dengan rasa kaget dan buru-buru, orang-orang berusaha bangun. Mandi. Sarapan secepat mungkin. Kemudian berlari mengejar waktu. Tidak ada transisi yang lembut dari kondisi tidur hingga bangkit total.

Meski begitu, ada sebagian orang lainnya yang mencoba mengawali hari dengan lebih baik. Bangun sepagi mungkin dengan tidur yang cukup karena tidur lebih awal tiap malamnya. Membuka mata dengan kesadaran penuh. Sujud berdoa. Bermeditasi. Ada juga yang sudah bangun dan memberi waktu bagi tubuhnya untuk gerak-gerak senam. Sarapan dengan menu sehat dan sederhana. Kemudian mensyukuri hari yang baru.

Selain itu ada para lansia yang tak mengenal konsep buru-buru dan tak juga mengenal kesadaran untuk bangun pagi. Mereka ini melakukannya secara alami. Sudah turun-menurun. Kebiasaan yang tak perlu dipikirkan lagi. Bangun pagi. Mandi. Masak. Sarapan. Bekerja.

Di samping itu semua, ada saja yang memiliki sedemikian waktu luang dalam hidupnya. Kaum rebahan yang bangunnya kesiangan. Bangkit karena sudah merasa lapar perutnya. Mager. Dengan sedikit kesadaran dan badan yang masih setengahnya dalam kondisi ‘tidur’. Sejenis zombie yang terpaksa bangun karena sudah kelamaan tidurnya.

Masing-masing memiliki caranya untuk memulai hari. Tak ada yang benar. Tak ada yang salah. Setiap cara untuk tiap insan manusia.

Satu hal yang patut disyukuri adalah bisa bangun di hari yang baru. Masih diberi kesempatan untuk hidup sehari lebih panjang. Untuk menikmatinya. Untuk memanfaatkannya. Untuk menjalaninya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s