Free to Play, Pay to Win

Banyak permainan aplikasi ponsel memberikan layanan bermain gim daring secara gratis. Tanpa perlu membayar apapun untuk bermain.

Namun kenapa banyak pemain layanan bermain gim mengeluarkan uang – terkadang dalam jumlah banyak – kalau memang gratis?

Baiklah. Itu memang dibuat seperti itu.

free to play, pay to win

Dengan begitu banyak yang ikut bermain. Bila sudah keasyikan bermain gim, pasti tertantang untuk menang. Tidak ada yang bermain untuk kalah. Bila menggantungkan pada keahlian semata tetap saja kalah dengan mereka yang memiliki fitur yang lebih baik; yang harus dibayar untuk naik level kemampuan.

Dalam dunia nyata ini tidak berbeda jauh dengan layanan gim daring. Seseorang yang memiliki sesuatu yang berlebih dibanding lainnya tentu memiliki peluang sukses (baca: menang) lebih besar. Ada daya ungkit. Melangkah lebih jauh. Berlari lebih cepat.

Dalam sebuah pelatihan WordPress, tugas akhir laman web harus diunggah di layanan hosting. Peserta bebas untuk memilih layanan peladen (alias server) yang diinginkan. Saran yang ada adalah menggunakan hosting gratisan. Benar-benar gratis. Tak berbayar.

Sayangnya layanan gratisan harus dibayar dengan rasa sabar yang tak berkesudahan. Waktu pengerjaan 2 hari menjadi memendek karena menggunakan layanan gratisan membuat seluruh prosesnya berjalan sangat pelan. Tak jarang proses harus diulang berkali-kali karena tak berhasil menggunggah berkas yang diperlukan. Bahkan ada yang lebih ekstrim. Sudah melalui proses panjang dan akhirnya website tidak menampilkan apapun ketika alamat web tersebut diketikkan di peramban (alias browser). Rasanya pasti sebel dan seperti nabrak tembok.

Setelah saya mengalami hal konyol yang tak berujung keberhasilan dengan layanan hosting gratisan, saya mencoba layanan murah meriah. Tak benar-benar gratis. Membayar domain ecek-ecek dan mendapat trial hosting. Biayanya Rp. 13.000,- dan bisa dibayar melalui GoPay. Aktivasi relatif cepat sehingga saya bisa mengerjakan WordPress selama lebih kurang dua jam.

Bandingkan dengan belasan jam yang sudah saya habiskan dengan menggunakan layanan hosting gratisan. Dan tak ada jaminan berhasil.

Saya pun segera berbagi informasi untuk menggunakan layanan peladen berbayar tersebut. Ada sebagian kecil yang ikut-ikutan sesuai saran saya. Mereka bisa menyelesaikan tugas akhir di saat-saat terakhir.

Sayang sekali bila sudah berusaha berjam-jam dan gagal hanya karena layanan gratis yang tidak bisa dijamin performanya. Namanya juga gratisan. Mau protes juga tidak tepat.

Jadilah saya “membayar untuk menang”. Sebagian yang tetap kekeuh memakai hosting gratisan harus menelan pil pahit. Laman web gagal tayang secara daring. Tugas akhir jadi ambyar.

what is playing a game and not to win it?

Saya suka dengan slogan Play to Win.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s