Makam di Jepang

Lain budaya tentu lain pula cara pemakamannya. Jepang punya bentuk kuburan yang unik. Terkesan sangat hemat tempat karena di sana tanah terbatas berhubung populasinya besar dan hidup di negara yang relatif terbatas luasannya.

Sepintas melihat makam di Jepang mirip dengan bangunan-bangunannya yang menjulang tinggi. Vertikal. Berdiri tegak. Beda dengan makam di negara lain yang cenderung memanjang sesuai dengan panjang dan lebar orang yang dimakamkan.

Sebenarnya bukan niatan untuk melihat makam di Jepang. Namanya jalan-jalan tentu ingin melihat destinasi wisata. Tujuannya melihat Kuil Kiyomizu-dera yang terkenal di Kota Kyoto. Namun rasa penasaran membuat saya mendekat lebih dekat ke suatu area di kuil tersebut. Area tersebut sepi. Mendekat. Terlihatlah kompleks makam yang rapi. Rasanya tidak angker karena bersih terawat. Tertata apik. Dilihat dari kejauhan, area kuburannya seperti bentangan kota dengan banyak gedung pencakar langit.

Untung tidak ada orang dan penjaga. Masuklah lebih dalam ke area kuburan itu. Kagum dengan cara mereka membuat makam yang berdiri tegak dan cukup rapat sehingga bisa menampung lebih banyak makam. Efisien. Mereka tak hanya berbagi tempat dengan banyak orang saat hidup. Saat meninggal pun, orang Jepang berbagi ruang dengan begitu banyak orang.

Mungkin surganya orang Jepang sempit karena mereka terbiasa berbagi ruang seperti berdesakan di kereta Shinkansen. Entahlah. Hanya bisa melihat bahwa satu area pemakaman bisa menampung begitu banyak orang meninggal. Kagum saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s