Menyoal Kejujuran

Jujur itu tak mudah. Prosesnya padahal sederhana yaitu mengatakan apa yang terjadi dengan apa adanya. Jujur juga tak selalu memberikan dampak yang positif. Kelihatanya lebih mudah untuk tak jujur ketimbang terbiasa jujur. Entahlah.

Sebuah tulisan di Kompasiana berjudul “Jujur, Mujur atau Ajur?” memberikan penjabaran yang gamblang untuk menentukan untuk lebih baik bersikap jujur atau sebaliknya.

Tiba-tiba saya jadi teringat parfum jaman Soeharto dulu. Mereknya Sweet Honesty. Mungkin kira-kira artinya “kejujuran yang membawa momen yang manis”. Ironis karena bisa jadi orang memakai parfum untuk menutupi bau ketek atau aroma keringat yang menguar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s