Samurai vs Ronin

Omong-omong apakah Anda tahu perbedaan antara Samurai dan Ronin? Tidak? Tak apa-apa. Mari kita bahas perbedaannya.

Samurai dan Ronin adalah sama-sama pendekar. Meski biasanya senjatanya utamanya adalah Katana, ada senjata-senjata lain yang mereka bisa pakai yaitu tombak dan panah. Bedanya Samurai bekerja seumur hidupnya hanya untuk satu klan – keluarga dari golongan Samurai – yang menjadi tuan tanah dan kekuasaan secara teritorial. Sedangkan Ronin bekerja kepada siapa pun yang membutuhkan keterampilannya; biasanya untuk satu misi pekerjaan dan sifatnya sementara.

Menjadi Samurai atau Ronin itu sama beratnya. Ada sisi baik dan buruk.

Hidup Samurai itu terlalu bergantung kepada klan di mana dia sudah bersumpah untuk selalu setia. Bila keadaan sangat mendesak, seorang Samurai – suka atau tidak suka karena sudah aturannya – harus membela atasannya meski nyawa adalah taruhannya. Di lain sisi, biaya hidup seorang Samurai beserta keluarganya sudah ditanggung oleh klan yang menerimanya.

Sedangkan kehidupan Ronin bergantung pada dirinya sendiri. Bila keterampilannya memadai, ada banyak tawaran misi pekerjaan yang dia terima. Bila tak ada yang membutuhkan jasanya, ya apa boleh buat, seorang Ronin bisa jadi susah makan. Namun seorang Ronin bebas untuk memilih pekerjaan dari siapa saja yang dia suka. Seorang Ronin tak perlu pasang badan dan siap mati untuk suatu klan.

Begitulah adanya suka duka kehidupan Samurai dan Ronin. Kita tak melihat baik buruknya. Kita hanya melihat bahwa dualisme seperti itu memang terjadi di masa lalu Jepang sebelum era Restorasi Meiji. Setelah Restorasi Meiji keberadaan Samurai dan Ronin sudah tak relevan lagi. Lambat laun Samurai dan Ronin hanya menjadi bagian sejarah.

Namun di jaman sekarang ternyata kehidupan yang mirip dengan Samurai dan Ronin masih ada – dalam bentuknya yang lain.

Samurai menjelma menjadi pegawai penuh-waktu di perusahaan besar. Samurai menjadi karyawan di sebuah korporasi. Tanggungjawab besar dengan segala tuntutan pekerjaan. Ada kontrak jangka lama. Ada pensiun. Ada aturan yang harus dipahami dan tak boleh dilanggar. Berpindah ke perusahaan lain itu cukup tabu. Karyawan jaman sekarang bisa jadi lebih banyak menghabiskan waktu di kantor daripada di rumahnya bersama keluarganya. Namun ada satu hal yang membuat karyawan tetap itu bangga yaitu status pekerjaannya yang stabil dan menjanjikan. Nyaman dan aman meskipun sebagian besarnya untuk membela kepentingan tempatnya bekerja dalam bentuk lembur hingga malam dan memprioritaskan hidupnya untuk bekerja demi atasan dan pemilik perusahaan.

Ronin menjadi para profesional yang berstatus tenaga lepas. Freelance. Ada Ronin yang memilih bekerja penuh-waktu. Ada juga yang mencukupkan diri berkarya paruh-waktu. Sebagai tenaga lepas tentu harus pintar mencari orderan pekerjaan. Tak bisa mudah memilih-milih pekerjaan. Hanya profesional lepas yang level tinggi saja yang bisa memilah job order. Sedangkan tenaga lepas yang masih baru atau memiliki keterampilan pas-pasan harus rela menerima pekerjaan dengan bayaran lebih rendah supaya dapur bisa tetap berasap. Ronin bisa memilih alokasi waktu bekerjanya. Namun biasanya sebagai tenaga lepas, sering lembur juga bila ingin bisa mengerjakan dua tiga order pekerjaan sekaligus. Pekerja lepas tentu harus pintar mengatur waktu, menabung, dan memperlebar jejaringnya. Enaknya pekerja lepas jaman sekarang, pekerjaan bisa dikerjakan secara jarak jauh dengan tenggat waktu yang lebih fleksibel.

Seperti halnya status pekerjaan, masih lebih banyak orang yang memilih menjadi karyawan tetap pada perusahaan yang besar. Gaji besar, kondisi stabil, nyaman, dan tentu saja bergengsi. Namun dengan adanya kebebasan memilih jalan hidupnya dan kemajuan komputasi dan internet, makin banyak orang muda yang sengaja memilih menjadi pekerja lepas karena kebebasan menjadi poin nomor satu dibanding keuntungan lainnya.

Tak ada yang salah untuk memilih model Samurai atau model Ronin. Keduanya baik. Tiap orang memiliki pilihannya masing-masing yang sesuai dengan kebutuhan, keterampilan dan keinginan hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s