Endapan Kopi

Punya masalah? Tiba-tiba emosi tak terkendali? Menghadapi jalan buntu? Sebaiknya tenangkan diri terlebih dahulu. Diam. Hentikan atau redakan pikiran. Tak berbuat apa-apa.

Kira-kira sama seperti saat kita membuat kopi bubuk. Kita menuang air panas ke dalam gelas berisi kopi bubuk. Mengaduk kopi tersebut supaya bubuk kopinya tercampur rata dengan air panasnya. Bubuknya tentu akan berputar-putar di dalam gelas tersebut. Namun tunggu sesaat sebelum meminumnya. Biarkan panasnya sedikit turun. Beri waktu supaya endapannya turun pelan-pelan ke dasar gelas.

Sembari menunggu kopinya mengendap, kita bisa menikmati suasana. Bisa juga berbincang-bincang santai. Pada saat yang tepat barulah kita meminum kopi tersebut. Rasanya pas. Endapannya pas sudah turun semua.

Beda dengan mereka yang tergesa-gesa meminum kopi yang barusan diseduh. Bibir bisa melepuh kepanasan. Bubuk kopinya tercampur sehingga kopinya terasa aneh dengan bubuk yang belum mengendap.

Oleh karena itu bila tiba-tiba hati dan pikiran kacau balau tak perlu panik. Berdiam sebentar. Biarkan segala hal yang tak tertata tersebut mengendap terlebih dahulu. Setelah itu ada ketenangan pikir dan kedamaian hati. Barulah masalahnya diselesaikan dengan baik-baik.

Bingung menghadapi hidup? Jangan lupa minum kopi dulu. Semoga bisa membantu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s