Jujur Ajur

Saya selalu percaya bahwa jujur itu pilihan yang lebih baik daripada tidak jujur. Namun seraya usia bertambah saya paham bahwa berlaku jujur itu sebenarnya tak disukai oleh sebagian besar manusia.

Manusia selalu mengagung-agungkan kejujuran. Namun manusia pula yang sulit untuk menerima sebuah kejujuran. Bahkan sering terjadi sebuah kejujuran membuat dampak yang tak mengenakkan. Bagaimana pun lebih mudah berbuat tak jujur dibanding bertindak jujur.

Jujur ajur. Ya, nyatanya begitu. Fakta membuktikannya. Berkali-kali saya mengalami hasil tak mengenakkan justru ketika memutuskan untuk jujur sejujur-jujurnya. Rasanya tak enak. Masalah muncul justru ketika berlaku jujur. Padahal saya secara alami tak suka berbohong dan juga tak suka dibohongi.

Pernah saya berada pada situasi wawancara kerja. Pewawancara kerja berkata bahwa mereka lebih menghargai kejujuran. Namun kita juga tahu bahwa kejujuran yang kita utarakan saat melamar sebuah pekerjaan menjadi bumerang. Oleh karena itu tak bijak untuk sepenuhnya jujur saat berada dalam tanya jawab dengan personalia atau manajer yang merekrut karyawan baru.

Di lain kesempatan saya juga jengkel karena beberapa orang mendapat kesuksesan karena sengaja tidak mengatakan hal yang tidak jujur. Itu salah menurut pikiran saya. Namun nyatanya mereka yang tak jujur itu benar-benar sukses. Duh!

Lalu bagaimana sebaiknya? Jujur ajur? Atau kebalikannya, tak jujur-jujur amat tapi mendapatkan keberhasilan dan sesuatu yang menguntungkan?

Itulah dilemanya. Jujur memang bakalan ajur. Tak peduli seberapa baiknya Anda menyampaikan kejujuran, kita paham bahwa tak semua orang bisa memahami kejujuran tersebut dengan bijaksana. Jujur malah menjadi bumerang yang menyakitkan.

Bagaimana kalau bingung untuk memilih jujur atau tidak jujur? Diam saja. Dengan diam seribu bahasa, Anda tak perlu bingung untuk memilih. Bingung memilih untuk jujur atau tidak jujur.

Ingat selalu bahwa jujur itu ajur. Camkan itu! Kejujuran selalu datang dengan konsekuensinya. Tak mudah. Sering kali malah menyakitkan. Kejujuran itu harus dibayar mahal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s