Membaca Berita

Membaca berita itu merupakan aktivitas yang berguna dan baik. Begitulah pandangan kebanyakan orang. Benar adanya. Dengan membaca berita kita bisa mengetahui apa yang terjadi di sekitar kita – kota, negara, dunia.

Membaca berita juga menambah wawasan. Makin luas wawasan tentu makin baik pula cara berpikir kita.

Namun orang harus waspada bahwa berita-berita yang diedarkan harus disaring. Bila tak bijaksana membaca berita bisa jadi berita-berita itu malah memberikan pikiran yang salah. Bisa juga memberikan perasaan yang tak enak semisal saat mengetahui tentang kecelakaan pesawat terbang, bertambahnya penderita Covid-19, atau tentang kriminalitas di sana sini.

Tidak membaca berita bisa jadi malah membuat jiwa dan pikiran menjadi tenang. Orang bisa fokus dengan apa yang penting untuk dikerjakannya. Orang bisa menjalani kehidupan dengan lebih damai.

Bagi saya sendiri, saya menikmati proses membaca berita. Membaca lagi dan lagi. Susah untuk berhenti. Sepertinya saya kecanduan membaca berita. Aneh, kan? Namun memang seperti itu adanya. Bila sudah sepuluh menit membaca berita. Kadang menyesal sesudah menyadari tak hanya sepuluh menit tapi satu jam atau lebih hanya untuk membaca berita. Sepertinya waktu jadi terbuang percuma.

Oleh karena itu saya berusaha untuk mengurangi waktu membaca berita. Tak drastis langsung tak mengasup berita. Namun ingin membatasinya sampai 30 menit saja tiap harinya.

Hidup harus dihidupi. Bukan membaca peristiwa dunia tapi alpa untuk membuat sejarah untuk diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s