Chinese New Year 2572

Gong Xi Fat Cai! Gong Xi Fat Cai!

Begitulah ucapan yang dibagikan oleh banyak melalui WhatsApp dan Instagram pada hari ini Jumat, 12 Februari 2021. Seru!

Banyak yang merayakan dan saling memberikan selamat meskipun hanya sebagian orang yang benar-benar merayakannya sebagai sebuah tahun baru. Mungkin itulah indahnya alkuturasi di negeri ini. Chinese New Year (CNY) atau Imlek sudah menjadi perayaan banyak orang terlepas dari etnis atau riwayat keluarganya. Hari Imlek juga disukai karena tanggalan merah alias hari libur nasional; yang pas dengan akhir pekan menjadi liburan yang panjang.

Ada perayaan tentu ada juga yang membincangkan peruntungan. Hubungannya erat dengan hoki atau sial. Imlek tahun ini adalah Tahun Kerbau Emas. Emas adalah elemen logam. Jadi kadang juga disebut sebagai Tahun Kerbau Logam.

Kerbau sendiri adalah simbol binatang yang kedua dari 12 urutan binatang. Tahun kemarin adalah Tahun Tikus. Tahun ini adalah Tahun Kerbau.

Ciri khas Kerbau adalah kerja keras. Itulah mengapa kerbau dimanfaatkan oleh manusia untuk membajak tanah. Kerbau juga bisa diandalkan dan jujur. Kerbau termasuk binatang yang menuruti perintah dan aturan. Selain itu kerbau juga cenderung bertindak sesuai logika ketimbang perasaan.

Oleh karena itu bagi orang yang ingin nasibnya hoki di Tahun Kerbau hendaklah bertindak seperti Kerbau. Kerja keras dan bertindak dengan logika. Dua hal itu bisa menjauhkan orang dari bencana dan ketidakpastian hidup di tengah pandemi yang tak kunjung selesai.

Dulu saya cukup percaya ramalan – mungkin lebih tepat disebut prediksi – yang selalu beredar di banyak sumber online dan buku berdasarkan shio dan tahunnya. Namun saat ini saya menekankan pada diri sendiri untuk percaya pada penyelenggaraan Sang Semesta. Gusti Allah pasti punya rencana yang terbaik untuk orang yang percaya pada-Nya. Prediksi hanya untuk tahu saja arah atau pola yang ada di tiap tahunnya. Tentu hoki atau tidak tergantung dengan usaha dari tiap-tiap insan manusia.

Dan untuk Tahun Kerbau ini kebanyakan orang berharap semoga selalu sehat (baca: tidak terpapar Corona virus). Tentu saja banyak juga yang ingin rejeki lancar – maklum karena selama Tahun Tikus kemarin ekonomi memburuk. Bahkan banyak orang yang kehilangan pekerjaan atau usahanya gulung tikar.

Tak semua orang juga bisa berkumpul di rumah dengan keluarganya di saat Imlek. Ada teman yang harus menjaga ibunya di rumah sakit. Teman satunya lagi malah sedang melakukan isolasi mandiri dan PCR hari ini. Pun ada saja berita duka dari alumni – baik teman alumni atau anggota keluarganya – yang meninggal dunia akibat Covid-19. Imlek ini jelas berbeda. Banyak dukanya ketimbang sukanya.

Untuk saya sendiri, saya sudah cukup bersyukur karena bisa membeli kue keranjang – kebiasaan yang saya sukai tiap Imlek – untuk dimakan bersama keluarga di rumah. Alih-alih makan mie, saya makan Indomie goreng. Saya melewatkan sebagian besar Imlek di rumah. Lagipula hujan turun dengan derasnya. Hujan di hari Imlek merupakan berkah – yang mana banyak orang percaya hujan membawa hoki untuk setahun ini.

Saya berharap kita semua sehat dan rejeki lancar. Dengan begitu bisa hidup sejahtera dan damai dengan keluarga.

Happy Chinese New Year 1202.2021

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s