Perjalanan Waktu

Waktu merupakan sesuatu yang berharga. Sebagai manusia, kita hanya bisa menjalani hidup dengan waktu yang diberikan ke diri kita masing-masing. Waktu yang sudah dilalui akan menghilang dan manusianya bergerak maju. Manusia tak bisa mengulangi masa lalu. Tiap manusia memiliki durasi hidup yang berbeda-beda, ada yang cukup panjang dan ada yang sangat pendek. Tak ada yang tahu kapan seseorang sudah habis waktunya untuk hidup di dunia ini. Itulah yang membuat waktu menjadi sangat berharga bagi manusia.

Namun, manusia memang makhluk yang ajaib. Ada begitu banyak manusia yang ingin bisa memiliki tambahan waktu dalam hidupnya. Entah itu hidup lebih lama. Bisa jadi mengulang hidup yang telah berlalu. Bahkan manusia berandai-andai dan berharap akan ada semacam perjalanan waktu.

Sayangnya, hingga tahun 2021 ini, perjalanan waktu hanyalah teori semata. Tak ada suatu teknologi atau cara untuk melakukan perjalanan waktu yang nyata. Oleh karena itu banyak manusia yang membuat film atau serial tv mengenai perjalanan waktu.

Salah satu serial tv yang sedang saya tonton berjudul Alice. Drama Korea yang dirilis tahun 2020 ini menceritakan tentang sebuah kekacauan yang ditimbulkan oleh sekumpulan manusia yang bisa melakukan perjalanan waktu. Padahal ‘mesin waktu’ dengan menggunakan ‘kartu waktu’ sebenarnya bertujuan baik. Perjalanan waktu ditujukan bagi orang di masa depan untuk kembali ke masa lalu supaya bisa berdamai dengan dirinya di masa lalu. Sayangnya ada saja yang melanggar protokol perjalanan waktu sehingga alur kehidupan menjadi berjalan menyimpang.

Saya belum selesai menonton serial tv yang dibintangi oleh Kim Hee-sun dan Joo Won tersebut. Masih ada rasa penasaran tentang apa yang akan terjadi di episode berikutnya. Jarang sekali saya tetap bisa mengikuti serial tv yang episodenya mencapai belasan. Mungkin karena premisnya menarik yaitu ‘apakah perjalanan waktu memang diperlukan oleh manusia?’ dan ‘jika perjalanan waktu memang ada, titik momen apa yang ingin Anda ulang?”

Mimpi tentang Perjalanan Waktu

Mungkin karena tadi malam saya menonton beberapa episode Alice, saya jadi bermimpi tentang perjalanan waktu. Dalam mimpi itu, entah di mana dan kapan, pada akhirnya saya bisa melakukan perjalanan waktu ke masa lalu. Kemudian saya tak memiliki keinginan untuk kembali ke masa depan. Mungkin karena merasa nyaman dan suka dengan kejadian di masa lalu. Seperti kata pepatah, The Good Old Days. Mimpi yang absurb. Namun, begitulah sebuah mimpi.

Mengulang Masa Lalu

Sebuah pertanyaan muncul. Jika ada mesin waktu, di momen mana dalam kehidupan yang ingin saya pilih sebagai titik perjalanan waktu ke masa lalu? Sesaat saya memikirkannya. Berkali-kali saya memilih untuk kembali ke tahun 2007. Tahun pertama merantau. Ada begitu banyak hal baru yang saya alami di tahun itu. Mungkin karena ada beberapa hal yang harusnya bisa saya lakukan dengan lebih baik di tahun-tahun setelah itu.

Faktanya Kita Tak Bisa Mengulang Masa Lalu

Itulah kenyatannya. Oleh karena itu, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menikmati dan memperjuangkan momen-momen kehidupan di saat ini. Sekarang ini juga. Apa pun yang terjadi saat ini dan dalam hari-hari ke depan akan mempengaruhi masa depan. Masa lalu biarlah terjadi di masa lalu. Masih banyak lembaran masa depan yang perlu dijalani.

Apakah Perjalanan Waktu itu Perlu?

Mungkin. Sayangnya manusia mudah terjebak ke masa lalu. Jika ada perjalanan waktu bisa jadi akan membelenggu manusia yang harusnya bisa melangkah ke masa depan ke dalam masa lalu yang sebenarnya sudah menjadi sejarah dan tak lagi relevan. Perjalanan waktu adalah sesuatu yang berat bagi manusia. Biarlah perjalanan waktu menjadi tema film atau serial tv saja. Dengan begitu perjalanan waktu bisa tetap dinikmati sebagai khayalan yang mengasyikkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s