Matahari Terbit

Sebuah pepatah dari Prancis ini membuat saya terkesan.

“Même la nuit la plus sombre prendra fin, et le soleil se lèvera.”

Kutipan dari novel Les Miserables, Victor Hugo

Terjemahannya dalam bahasa Inggris adalah “Even the darkest nights will end, and the sun will rise.” dan dalam bahasa Indonesia “Bahkan malam yang gelap pun akan berakhir dan matahari akan segera terbit.”

Artinya jelas. Selalu ada harapan meskipun keadaannya sudah begitu buruk, apapun itu. Tiap insan manusia pasti pernah merasakan kelamnya malam.

Pepatah tersebut wajar ada dalam novel berjudul Les Miserables alias Malang. Kisahnya memang benar-benar seperti ‘sudah jatuh, tertimpa tangga’. Sedih pake banget. Hanya saja tokohnya masih memiliki secuil harapan.

Kemarin malam saya membaca tentang perkembangan berita di Afghanistan. Taliban kembali berkuasa sementara pasukan Amerika Serikat hengkang dari negeri bergunung-gunung itu. Belum lagi ditambah kenyataan bahwa pucuk pemerintahan Afghanistan melarikan diri dengan alasan supaya tak terjadi pertumpahan darah.

Sebagian rakyat Afghanistan menerima kembalinya Taliban untuk memerintah negeri itu. Sisanya ketakutan karena khawatir dengan balas dendam dari pasukan Taliban. Kehidupan normal bisa menjadi berubah total. Kembali ke era di mana hukum agama yang sangat ketat diterapkan kembali. Para perempuan pun harus kembali mengenakan Burka dan tak bisa lagi bersekolah atau bekerja.

Sebagian kecil dari mereka yang ketakutan memilih untuk melarikan diri. Salah satu opsinya adalah menuju ke Bandara Kabul. Begitu takutnya mereka sehingga mereka hanya ingin bisa diikutkan untuk naik ke pesawat. Entah pesawat itu menuju ke mana, asalkan bisa keluar dari Afghanistan itu sudah lebih dari cukup.

Para pengungsi itu rela berdesak-desakan duduk di lantai pesawat. Tak peduli rasa nyaman. Mereka hanya menginginkan rasa aman. Masuk pesawat yang terbang menuju ke luar negeri, jauh dari jangkauan Taliban. Mereka tak peduli nasib mereka berikutnya yang akan jadi pengungsi di suatu tempat antah berantah. Tetap hidup menjadi tujuan utama daripada mati terbunuh di tangan Taliban.

Keinginan untuk tetap hidup menjadi sebuah harapan. Mereka sudah tak memiliki apapun di saat ini. Tak sempat membawa harta atau banyak barang. Masa lalu mereka yang sudah membaik langsung hilang tak berbekas. Masa depan pun tak jelas. Hanya saja asalkan masih ada asa, insan manusia akan bisa melanjutkan hidupnya. Insan manusia masih merindukan terbitnya matahari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s