Judul Akronim Lagu Dangdut

Gara-gara sedikit membahas lagu dangdut yang dinyanyikan Cita Citata berjudul Meriang – Merindukan Kasih Sayang, saya jadi penasaran apakah judul akronim seperti ini sedang populer. 

Ternyata betul. Tak hanya Meriang. Ternyata juga ada Jamur – Janda di Bawah Umur. Salah satu laman internet dari situs Radio Dangdutku ini ternyata mendaftar banyak judul akronim lagu dangdut yang sedang populer saat ini di tanah air.

Belakangan muncul akronim dalam bentuk suku kata, misalnya : E Masbuloh – Emang masalah Buat Loh, Jahe Bawang – Janda Hebat Banyak Uang, Modus – Modal Dusta, Andi Lau –  Antara Dilema dan Galau, Senggol Bacok – Seneng Digeol Bareng Cowok-cowok, Borci – Buronan Cinta, Jamur – Janda Di Bawah Umur, Jesika – Jelas Seksi Tapi Katrok, Duren Sawit – Duda Keren Sarang Duit,Jamu Gendong – Janda Muda Gemar Berondong.

Para pemusik di tanah air rupanya banyak yang kreatif. Judul yang pendek ternyata memiliki singkatan yang kepanjangannya cukup mampu membuat yang mendegarnya tersenyum geli.

PPLN

Kependekan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri. Jadi, warga negara Indonesia yang merantau, bertugas atau pun berlibur panjang di negeri lain pun bisa tetap memberikan suara mereka.

Meski proporsinya tak sebanyak pemilih di dalam negeri namun secara kolektif pemilih yang berdomisili di luar negeri jumlahnya tak sedikit. Ada yang berpendidikan tinggi, ada pula yang domestic worker.

Ada isu mengenai para TKI yang ‘dihimbau’ untuk memilih partai tertentu. Lain ceritanya dengan para perantau non-TKI yang mungkin memiliki kesadaran tinggi dan kebebasan untuk memilih dengan apa yang mereka yakini. Sedangkan sisanya mereka-mereka yang apatis dan tak merasa perlu memilih.

Yang pasti, para partai politik berminat untuk mendapatkan suara warga republik ini yang sedang ‘merumput di luar negeri’. Toh, kalau kampanye di luar negeri kan bisa dianggap sekaligus tour. Bila sudah menjabat posisi basah, bisa disebut studi banding.

Bagi Anda yang merasa warga negara Indonesia di perantauan, apakah sudah mendaftar atau berminat memberikan suara Anda di Pemilihan Umum 2009?

ABS dan ABM

Saya tak tertarik untuk ikut-ikutan menjadi blogger yang mengomentari jalannya pesta demokrasi di republik ini. Namun, singkatan ABS dan ABM menggelitik rasa penasaran saya. Maklum, saya memang kolektor akronim.

ABS kependekan dari Asal Bukan Susilo dan ABM sendiri berarti Asal Bukan Mega. Rupanya gerakan untuk tidak memilih keduanya. Mungkin terlahir dari orang-orang yang terlalu jenuh dengan dua pribadi di atas. Maklum, dua-duanya menggelontor iklan.

Bahkan boleh jadi saat ada dua gajah politik saling bertempur atau diadi; binatang politik lainnya mengambil untung. Tentu dua gajah bertarung bisa babak-belur. Meski bisa juga jadi tambah populer seperti duel Obama dan Hillary tempo hari.

Saya masih menunggu-nunggu apakah nanti ada “asal bukan …” yang lainnya. ABSS (Asal Bukan Sri Sultan)? Soalnya, tokoh yang satu ini diminati sekaligus disingkiri. Nama besar tanpa membawa prestasi besar. Contohnya, kota Gudeg yang lambat laun tak terurus dan kehilangan pamornya.