Muda, Rajin Menulis dan Aktif Berkarya

Sewaktu mengunjungi toko buku dekat rumah, saya memperhatikan beberapa buku yang dipampangkan di tempat khusus. Biasanya itu tempat untuk buku yang sedang hot. Yang memang baru dipromosikan dengan gencar. Bisa juga buku yang laris manis. Bestseller.

Buku di tempat khusus tersebut memang jelas menonjol. Dibanding buku yang tertata rapi di rak-rak buku.

Dari banyak buku itu, banyak yang penulisnya anak-anak muda. Berkisar 20 tahun hingga 30 tahun. Mereka menulis buku karena kesukaan mereka pada beraktivitas. Ada yang menjadi pembicara lalu menuliskan buku motivasi. Ada yang suka berjalan-jalan dan bukunya buku panduan jalan-jalan. Pun ada yang wiraswasta dan sukses lalu bikin buku yang membagikan bagaimana caranya untuk berjuang dan berhasil dalam hidup.

Boleh juga, kan?

Tak cukup menulis dalam Bahasa Indonesia. Ada yang membuat buku dalam Bahasa Inggris. Hebat! Tentu mereka mengalokasikan waktu yang banyak untuk membuat buku-buku seperti itu. Di tengah-tengah berbagai aktivitas yang mereka lakukan. Benar kata orang, makin bijak seseorang menjalani hidupnya, mereka mampu mengatur waktu dengan baik dan berkarya.

Bandingkan dengan muda-mudi yang banyak bengong, membuang waktu dengan hal-hal yang kurang jelas, menghabiskan waktu untuk menikmati hiburan yang tak bermutu. Hasilnya tidak ada. Kalau ditanya pasti sedang sibuk. Sibuk apa tidak jelas.

Sedangkan mereka yang produktif di usia muda, sungguh membuat orang terpana. Kok bisa-bisanya ya mereka masih punya waktu untuk menulis di tengah kesibukan mereka? Padahal sehari hanya 24 jam.

Mungkin tak begitu ‘wow’ kalau orang mempelajari kehidupan mereka yang muda, rajin menulis sekaligus aktif berkarya. Mereka juga makan dan minum. Tidur dan bercanda. Sama seperti yang lain. Bedanya mereka melakukan aktivitas mereka dengan sungguh-sungguh dan senang. Setiap kesempatan waktu luang, langsung mereka isi dengan kegiatan yang menantang badan maupun otak.

Hasilnya terlihat dengan jelas. Mereka menjadi pribadi yang produktif. Aktif dan rajin. Dalam 5 atau 10 tahun, mereka akan membuat perbedaan yang berarti dibandingkan teman-teman sebaya mereka.

Salut!